Bupati Bangka Dorong Petani Tanam Singkong

Ilustrasi tanaman singkong-Foto; Dokumentasi CDN.

SUNGAILIAT — Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tarmizi Saat mendorong masyarakat petani di daerahnya untuk bersemangat kembali menanam singkong jenis Kasesa karena berpotensi mampu memberikan kontribusi pendapatan keluarga.

“Saya harap petani kembali bersemangat menanam singkong Kasesa karena jenis ini ke depannya mampu memberikan kontribusi pendapatan keluarga dengan akses penjualan yang langsung ke pabrik tepung tapioka,” katanya di Sungailiat, Senin, saat penyerahkan kredit singkong rakyat (KSR) kepada kelompok tani oleh bank daerah.

Menurut dia, dengan tersedianya dua pabrik tepung tapioka, tentu akan mempermudah bagi petani untuk menjualnya hasil panen singkongnya sebagai bahan baku tepung.

“Harga yang ditawarkan dari pihak pengusaha pabrik sekarang ini mencapai Rp1.100 per kilogram, dengan harga itu pihak petani tidak mengalami kerugian,” katanya.

Bupati mendukung dan menyambut baik kerjasama pemerintah Kabupaten Bangka dengan salah satu bank daerah untuk membantu para petani dengan memberikan kredit singkong rakyat.

“Melalui permodalan dari lembaga keuangan itu, para petani mendapat pinjaman kredit singkong rakyat ini dengan salah satu syarat lahan atau kebun singkong memiliki kejelasan status,” katanya.

Program KSR ini ke depannya merupakan produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) bayar panen dengan bunga tujuh persen efektif per tahun serta pengembalian kredit disesuaikan dengan siklus panen sehingga tidak menggunakan sistem angsuran bulanan.

“Petani yang mengambil KSR ini tidak perlu membayar kredit tiap bulan tetapi cukup saat panen ketika menjual hasil singkongnya ke pabrik sehingga bisa langsung melunasi kreditnya,” jelas bupati (Ant).

Lihat juga...