Pramuka Ikut Antar Pemkot Denpasar Raih IPM Tertinggi di Bali

Ilustrasi kegiatan pelajar dalam Gerakan Pramuka - Dok: CDN

DENPASAR — Pemerintah Kota Denpasar, Bali, mendukung setiap kegiatan Praja Muda Karana (Pramuka) dalam upaya pendidikan karakter bagi anak sekolah.

Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Denpasar I Gusti Lanang Jelantik di Denpasar, Sabtu, mengatakan pemkot sangat mendukung untuk setiap pelaksanaan kegiatan pramuka.

Ia mengatakan pemkot sangat mendukung kegiatan pramuka sangat terlihat dari sangat mendukung pendidikan karakter yang dilakukan oleh pramuka. Hal ini menjadi salah salah satu yang mengantarkan Kota Denpasar meraih indeks pembangunan manusia (IPM) tertinggi di Bali, bahkan di Indonesia sebasar 82,58 persen.

Menurut Lanang Jelantik bahwa IPM juga sebagai indikator keberhasilan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dibidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Kami melakukan kegiatan kursus orientasi kepramukaan yang diikuti kepada sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK se-Denpasar,” ujarnya.

Ia mengatakan kegiatan ini serangkaian peringatan HUT Kota Denpasar pada 27 Pebruari. Di samping kegiatan kursus juga dilaksanakan pesta siaga yang diikuti pramuka dari anak-anak SD.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar Anak Agung Rai Iswara mengatakan selama ini pramuka telah mampu mewujudkan pendidikan dasar yang berkarakter sehingga pendidikan di Kota Denpasar menjadi kuat dan maju.

Ia mengatakan pendidikan karakter yang telah dilakukan pramuka dapat membentuk moralitas yang kuat pada anak-anak sekolah. Untuk itu pemkot sangat mendukung kegiatan kursus orientasi kepramukaan ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pramuka.

“Kursus orientasi kepramukaan ini sangat bagus untuk meningkatkan SDM pramuka sehingga ke depannya dapat lebih menguatkan pendidikan karakter pada anak-anak didik,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rai Iswara mengingatkan agar memperhatikan empat hal yang harus dijaga sehingga pramuka tetap eksis. Keempat hal tersebut di antaranya penguatan lembaga organisasi dengan selalu berpatokan pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Disamping itu, kata dia, pramuka harus menjaga citra dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak nama pramuka itu sendiri. Selanjutnya pramuka harus terus meningkatkan sumber daya manusia salah satunya dengan kursus-kursus semacam ini.

“Pramuka harus mampu menjaga terus rasa kebersamaan mengingat hal tersebut merupakan dasar dari pada pelaksanaan pramuka,” katanya.[ant]

Lihat juga...