Pembangunan Perumahan Bersubsidi di Babel Meningkat 7 Persen
PANGKALPINANG – Pembangunan perumahan bersubsidi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) selama 2017 mengalami peningkatan 7 persen. Jumlah tersebut diperoleh dari hasil pendataan yang dilakukan Realestat Indonesia (REI) setempat.
Ketua REI Bangka Belitung, Thomas Jusman menyebut, di 2016 REI Babel membangun sekira 2.300 unit rumah bersubsidi. “Di2017 sampai dengan Januari 2018, sudah terbangun 2.500 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang kita bangun,” kata Thomas, di Pangkalpinang, Sabtu (3/2/2018).
Peningkatan pembangunan jumlah perumahan bersubsidi disebabkan banyaknya kemudahan yang ditawarkan kepada masyarakat. Diantaranya seperti Down Payment (DP) yang murah dan administrasi yang sederhana. Sementara pembangunan perumahan komersil tidak mengalami penambahan karena terpengaruh perekonomian nasional dan rendahnya minat investasi di Babel.
REI Babel tidak menetapkan target penjualan rumah komersil selama 2018. Sementara untuk rumah bersubsidi di 2018 dipatok bisa terjual 3.500 unit. Diharapkan kemudahan perizinan dan kepastian regulasi untuk meningkatkan investasi properti. “Beberapa aturan kita temui masih ada yang tumpang tindih antara daerah dan pusat,” tandasnya.
Sekretaris REI Babel, Dymas Dwi Setia menambahkan, meskipun pertumbuhan properti masih lambat namun pihaknya tetap berusaha untuk meningkatkan nilainya. “Salah satunya dengan mendatangkan pengembang besar pada April nanti ke Babel untuk meningkatkan value properti dalam rangka HUT REI dimana Babel ditunjuk sebagai tuan rumah,” pungkasnya. (Ant)