Kue Kambeng Camilan Khas Bugis Berbahan Pisang

LAMPUNG — Kabupaten Lampung Selatan dan juga tempat tujuan dari berbagai daerah menjadikannya kaya akan kuliner khas dari wilayah di Indonesia. Salah satunya dari Bugis dengan camilan tradisionalnya kue kambeng kambeng dengan berbahan dasar pisang.

Zubaidah (50) yang berasal dari Bone Sulawesi Selatan dan merantau ke Lampung dan tinggal di Dusun Perkumpulan Keluarga Sulawesi (PKS) Desa Penengahan memanfaatkan hasil kebun untuk membuat kue kambeng khas Bugis.

Sebagai warga keturunan Bugis Bone warisan tradisi temurun pembuatan kue kambeng atau dikenal kue kambing kambing yang dikenal sejak berusia belasan tahun. Tinggal di wilayah perkampungan penghasil pisang membuatnya mudah untuk mendapatkan bahan baku.

Zubaidah menyebut proses pengolahan kue kambeng kambeng terbilang mudah karena dibuat dari pisang janten yang sudah matang. Sebelum proses penggorengan, pisang terlebih dahulu dikupas dan dihaluskan mempergunakan gelas plastik atau dipotong kecil kecil berbentuk dadu.

Proses penghalusan pisang dengan cara ditumbuk mempergunakan gelas disebut Zubaidah dilakukan untuk memudahkan rasa dari garam meresap saat digoreng. Setelah pisang janten matang selesai ditumbuk bahan yang dipersiapkan berupa tepung beras, tepung terigu atau tepung sagu yang diadon menggunakan bumbu garam agar rasa lebih gurih.

“Sebaiknya mempergunakan garam halus agar meresap sempurna ke dalam pisang sehingga ciri khas rasa manis bisa tercampur dengan rasa gurih garam,” beber Zubaidah warga Dusun Perkumpulan Keluarga Sulawesi Desa Penengahan Kecamatan Penengahan saat ditemui Cendana News tengah membuat kue kambeng di dapurnya, Sabtu (3/2/2018)

Proses penggorengan bisa dilakukan mempergunakan api dari kompor gas dan diangkat saat kondisi adonan tepung cukup matang dan terlihat berwarna kuning kecoklatan.

Zubaidah menyiapkan bahan pembuatan kue kambeng khas Bugis dari pisang janten dan tepung [Foto: Henk Widi]
Kue yang sudah matang bisa dikreasikan dengan taburan gula merah, parutan keju, mesis dan susu kental manis. Meski demikian tanpa campuran tersebut kue kambing kambing sudah bisa disantap dalam kondisi hangat terutama saat pagi hari.

Hasbudiman (30) sang anak yang menyukai kue kambing kambing mengaku kerap menjadikan kue tersebut sebagai pengganti sarapan, apalagi dinikmati bersama secangkir teh hangat. Penyuka makanan tradisional tersebut bahkan menyebut di tempatnya bekerja kue kambeng kambing kerap dijual perporsi dengan taburan keju dan mesis dengan harga Rp10.000.

“Kalau di tempat kerja saya harus membeli tapi setiap libur ibu selalu membuatkan kue kambeng kambeng sebagai teman minum teh,”beber Hasbudiman.

Lihat juga...