Jumlah Positif Difteri Bertambah, Dinkes Balikpapan Minta Masyarakat Jaga Kebersihan
Editor: Irvan Syafari
BALIKPAPAN — Hingga minggu pertama Februari 2018, jumlah kasus penderita difteri di Kota Balikpapan terus bertambah. Kasus positif difteri telah mencapai 3 kasus dari 17 penderita suspect difteri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP menyebutkan jumlah penderita positif difteri sejak dinyatakan Keadaan Luar Biasa (KLB) telah mencapai tiga orang dari 17 kasus suspect difteri.
“Awalnya 2 kasus positif difteri kemudian bertambah lagi jumlahnya. Sekarang sudah ada tiga yang positif, dan upaya pencegahan dan menekan angka terus dilakukan pihak dinas kesehatan,” jelasnya Senin (5/2/2018).
Dengan upaya pencegahan yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota, pihaknya juga terkendala dengan masih kosongnya vaksin difteri untuk usia 5-7 tahun termasuk terbatasnya ruang isolasi suspect difteri.
“Dengan kendala yang ditemui itu, kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk segera mendistribusikan vaksin difteri ke Balikpapan,” sebut Balerina.
Selain itu, pihaknya juga minta kepada masyarakat untuk untuk ikut berpartisipasi menjaga lingkungan tetap bersih dan menjaga perilaku hidup sehat dari hal yang kecil.
“Intinya tingkatkan kebersihan di lingkungan masing-masing agar terhindar dari difteri,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komite III DPD RI Abdul Aziz mengungkapkan akan membantu melakukan komunikasi dengan Kementrian Kesehatan terkait penambahan vaksin difteri.
“Akan kami sampaikan ke Kementerian Kesehatan seperti aspirasi dari daerah, khususnya Balikpapan yang kekurangan vaksin. Saat ini Balikpapan berstatus KLB, tapi kekurangan vaksin dan ruang isolasi,” pungkasnya saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan.
Menurut Aziz, cepatnya kasus difteri menyebar di masyarakat tidak lepas masih rendah kebiasaan hidup sehat. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat membangun pola hidup sehat secara bersama-sama.
“Mari bersinergi bagaimana membangun Indonesia sehat supaya kesadaran hidup ditingkatkan,” ujarnya.
