Icikiwir Berbagi Bantu Peralatan Sekolah Anak di Pulau Rimau Balak

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG—Puluhan anak anak usia sekolah dasar di Dusun Gusung Berak Desa Sumur Kecamatan Ketapang memperoleh bantuan peralatan sekolah. Bantuan dari Komunitas Icikiwir Berbagi dan Sedekah Oksigen tersebut berupa tas, buku, buku gambar, peruncing, pensil dan beberapa alat sekolah.

Salah satu anggota Komunitas Icikiwir Berbagi, Anis Fauziah (21) menyebutkan, sebanyak 50 murid SDN 5 Sumur Kecamatan Ketapang menerima bantuan tersebut di pojok baca sekaligus taman baca Alquran Pulau Rimau Balak.

“Kita kumpulkan donasi dari berbagai pihak salah satunya Sedekah Oksigen sebagai bentuk kepedulian kepada anak anak usia sekolah yang selama ini kurang mendapat akses kurang dibandingkan dengan anak anak yang ada di perkotaan,” terang Anis Fauziah saat ditemui Cendana News di Dusun Gusung Berak Desa Sumur Kecamatan Ketapang, Sabtu (17/2/2018)

Donasi kepada anak anak di pulau terpencil merupakan hasil pengumpulan dari donatur yang menyimpan dan menyisihkan sebagian penghasilan dalam sebulan. Selain dari donatur anggota icikiwir dari berbagai profesi di antaranya karyawan, pendidik, mahasiswa juga ikut membantu menyalurkan donasi barang tersebut hingga ke penerima yang berhak.

Wanita yang juga sebagai tenaga didik di salah satu pendidikan anak usia dini tersebut mengaku baru pertama kali mengunjungi Pulau Rimau Balak. Bersama dengan pegiat literasi motor perahu pustaka Bakauheni, Anis melihat keterbatasan di pulau yang ada di Selat Sunda tersebut. Akses yang jauh dari daratan hinhha sekolah yang jaraknya sekitar 2 kilometer melalui jalan setapak.

“Akses air bersih yang terbatas, listrik terbatas serta berbagai fasilitas yang kurang memadai tidak menyurutkan semangat anak anak untuk belajar,” beber Anis Fauziah.

Komunitas Icikiwir disebutnya semula merupakan para pecinta traveling, pendaki gunung yang kerap berkunjung ke sejumlah tempat. Seiring perkembangan dengan jumlah saat ini sebanyak 10 orang kepedulian pada wilayah yang dikunjungi mendorong komunitas tersebut berbagi. Menggandeng Sedekah Oksigen dengan donasi yang diperoleh sebanyak 16 orang sengaja memilih pulau Rimau Balak yang berpenduduk sekitar 90 kepala keluarga dan 200 jiwa tersebut.

Suhendra (40), kepala dusun Gusung Berak mengapresiasi para donatur dalam Komunitas Icikiwir dan Sedekah Oksigen. Melalui kunjungan selama dua hari dan pemberian donasi sebanyak 50 anak usia sekolah bisa mendapatkan peralatan sekolah yang layak.

Kepedulian komunitas Icikiwir disebutnya sekaligus memperlihatkan kondisi infrastruktur warga di pulau yang memiliki akses terbatas dalam bidang kesehatan, pendidikan.

“Harapan kami dengan peralatan sekolah yang layak anak pulau Rimau Balak memiliki semangat belajar yang tinggi seperti anak seusianya di Pulau Sumatera,” beber Suhendra.

Selain memperoleh bantuan peralatan sekolah, Suhendra juga menyebut sebelumnya lokasi taman baca Alquran di pulau tersebut kondisinya memprihatinkan. Atas bantuan pegiat literasi, satuan polisi perairan Polres Lampung Selatan kondisi taman baca Alquran sudah bisa direnovasi dan dilengkapi buku bacaan. Kepedulian bahkan terus ditunjukkan oleh beberapa komunitas untuk anak usia sekolah di pulau tersebut.

Icikiwir
Anis Fauziah, salah satu peserta dari komunitas Icikiwir [Foto: Henk Widi]
Keberadaan SDN 5 Sumur di Pulau Rimau Balak disebutnya menjadi salah satu sekolah yang digunakan menuntut ilmu anak usia SD. Lokasi yang jauh dengan daratan membuat angka putus sekolah di pulau tersebut terbilang tinggi dan hanya sebagian yang melanjutkan ke jenjang SMP. Yang melanjutkan ke jenjang SMP bahkan SMA bahkan harus tinggal di daratan Pulau Sumatera atau memilih putus sekolah dan ikut membantu orangtua sebagai nelayan.

Lihat juga...