Distan Sikka Bantu Petani Buka Rekening Bank

Editor: Koko Triarko

MAUMERE –  Dinas Pertanian kabupaten Sikka, memfasilitasi kelompok tani melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk membuka rekening bank, agar transfer dana bantuan yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian RI dan Dinas Pertanian Provinsi NTT maupun Kabupaten Sikka, bisa lebih lancar.

“Selama ini banyak kelompok tani yang belum memiliki rekening bank dan sulit mengurusnya, sehingga kami bekerja sama dengan Bank BNI 46 Maumere untuk membantu petani membuka rekening,” sebut Inosensius Siga, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Sikka, Senin (19/2/2018).

Kepala bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura dinas Pertanian kabupaten Sikka (kiri) bersama Heru Teguh Santoso, pimpinan bidang Pemasaran Bisnis BNI cabang Maumere. –Foto: Ebed de Rosary

Dikatakan Ino, dengan adanya pembukaan rekening secara massal ini, ketua dan bendahara Gapoktan hanya perlu datang ke kantor dinas pertanian untuk mengurus buku rekening bank, tanpa perlu mengantri di kantor bank. Selama ini petani suka malas kalau disuruh mengurus rekening bank.

“Banyak kelompok yang tidak mendapatkan bantuan, khususnya untuk pengembangan tanaman padi, jagung dan kedelai dari dana APBN, sebab mereka belum memiliki nomor rekening bank. Ini yang membuat dana bantuan sering tidak terealisir,” ucapnya.

Heru Teguh Santoso, pimpinan bidang Pemasaran Bisnis BNI cabang Maumere, mengatakan, pihaknya diminta oleh dinas pertanian untuk membantu petani membuka rekening, sehingga mengerahkan petugas dan mobil pelayanan ke kantor dinas pertanian.

“Untuk membuka rekening, petani tidak mengeluarkan uang sepeser pun dan prosedurnya tidak sulit. Petani kalau disuruh ke kantor bank sering malas, apalagi harus mengantri dan butuh waktu lama untuk dilayani, bila nasabah banyak,” sebut Heru.

Untuk itu, lanjut Heru, pihaknya mencoba jemput bola dan mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya kepada para petani. Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Sikka, berkat permintaan dari dinas pertanian. Ke depan, pihaknya akan menjangkau banyak kelompok tani lainnya.

“Kami juga akan mengajarkan mereka tentang penggunaan fasilitas perbankan lainnya dengan memanfaatkan teknologi seperti SMS Banking dan transfer dana menggunakan fasilitas E-Banking. Memang butuh waktu dan kesabaran untuk membuat petani memahami dan terbiasa menggunakan fasilitas ini,” terangnya.

Sisislia Soba, bendahara Gapoktan Buli Uher, kecamatan Waiblama, ditemui Cendana News mengatakan, dengan adanya fasilitasi dari dinas pertanian, pembukaan rekening bank BNI bisa lebih cepat dan mudah tanpa perlu datang ke kantor bank dan mengantri lama.

“Petani kalau disuruh datang ke kantor bank suka malas, tapi kalau ke kantor dinas pertanian kami sudah terbiasa, sehingga tidak merasa malu meski memakai sandal jepit dan berpakaian sederhana,” tutur Sisilia.

Lihat juga...