Buah Duku Lebak Banjiri Jakarta
LEBAK – Buah duku hasil produksi Kabupaten Lebak, Banten, dipasok ke Jakarta. Permintaan pasar yang cenderung meningkat memberikan nilai tambah bagi pendapatan petani di wilayah tersebut.
“Kita terus meningkatkan kualitas duku pascapanen agar bisa berdaya saing di pasaran,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Dede Supriatna, Jumat (2/2/2018).
Selama ini, Kabupaten Lebak dikenal sebagai sentra buah duku. Buah tersebut masuk produk komoditas unggulan. Dan saat ini, ratusan ton duku dari Lebak Banten dipasok ke Jakarta karena memasuki musim panen. Komoditas buah duku dari Lebak disebut-sebut tidak kalah dengan produk impor. “Kami berharap kedepan produk buah duku Lebak bisa menembus ekspor,” tambah Dede.
Dede juga mengatakan, pihaknya terus meningkatkan teknologi budi daya pertanian guna mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat. Peningkatan kualitas itu antara lain penerapan teknologi budi daya, sumber daya manusia (SDM) kelengkapan peralatan pertanian (Alsintan) juga benih varietas unggul.
Saat ini, sentra buah dukuh di Kabupaten Lebak tersebar di Kecamatan Kalanganyar, Cibadak, Warunggunung, Cikulur, Cimarga dan Leuwidamar. “Kami terus mendorong agar petani mengembangkan perluasan duku karena permintaan pasar cukup tinggi,” katanya.
Petani Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak Ujang (50), mengaku Dirinya panen duku cukup bagus tahun ini. Hal itu tidak terlepas dari sudah mulai masuknya musim hujan saat memasuki musim panen. Dari hasil panen yang dimiliki, Ujang menyebut, sudah memasok dukuh ke sejumlah daerah di DKI Jakarta.
“Kami memanen tanaman dukuh sebanyak 30 pohon dan menghasilan pendapatan sekitar Rp40 juta,” pungkasnya. (Ant)