Tim Satgas Pangan NTB Sidak Gudang Beras

MATARAM – Guna memastikan ketersediaan stok beras di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan NTB dari Badan Urusan Logistik (Bulog), Dinas Pergadangan, Dinas Pertanian kembali melakukan inspeksi ke sejumlah gudang penyimpanan beras yang ada di NTB, termasuk pasar tradisional.

“Kita ingin memastikan ketersediaan beras benar-benar cukup untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat NTB selama satu bulan ke depan, sebelum masa panen tiba”, kata Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi, di Mataram, Selasa (15/1/2018).

Lokasi yang menjadi kunjungan antara lain Gudang Bulog Cakranegara, Dasan cermen Kota Mataram dan beberapa gudang penyimpanan beras lain di NTB. “Dari hasil sidak, stok beras Bulog yang tersimpan di NTB sejumlah 25.000 ton, cukup untuk ketahanan stok sampai bulan Mei 2018 atau aman 5 bulan ke depan” jelas Fauzi.

Untuk 2017, Bulog NTB menjadi penyuplai beras ke beberapa daerah, di antaranya NTT dan Bali dengan jumlah keseluruhan mencapai 21.000 ton.

Ketua Tim Satgas Pangan Polda NTB, Drs. Syamsudin Baharudin, mengatakan bahwa dari hasil sidak ke pasar kebon roek sebagai salah satu pasar sentral di Kota Mataram, harga beras medium stabil di angka Rp8.500 sampai dengan Rp9.000 per kg, di bawah HET sebesar Rp9.450 per kg.

Sedangkan beras premium stabil di harga Rp10.500 sampai dengan Rp11.000 per kg, di bawah HET Rp12.800 per kg. “Harapan kita stok beras dan stabilitas harga akan tetap terus terjaga, proses pemantauan juga akan terus dilakukan”, katanya.

Lihat juga...