Stok Cukup, Solo Belum Butuh Beras Impor

SOLO — Kebijakan pemerintah pusat yang memutuskan impor beras ke luar negeri, tak sepenuhnya dibutuhkan mereka yang ada di daerah. Di Kota Solo, Jawa Tengah misalnya, stok beras yang cukup hingga tiga bulan ke depan, membuat Solo belum membutuhkan beras impor.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagyo menegaskan, untuk saat ini warga Solo tidak membutuhkan beras impor. Hal ini melihat kondisi stok beras di Bulog serta ketersediaan beras di pasaran yang masih cukup melimpah.

“Saya kira untuk Solo belum membutuhkan beras impor, karena stok kita masih cukup,” papar Subgayo kepeda Cendana News, Senin (15/1/2018).

Lebih lnjut dia menjelaskan, harga beras di pasaran yang cukup tinggi tak menjadi kendala, karena di tingkat masyarakat disediakan beberapa pilihan. Seperti beras dengan kualitas sedang yang di pasar tardisonal harganya berkisar Rp10.000 – Rp11.000.

Bagi masyarakat yang ingin membeli beras kualitas medium, jika dinilai terlalu berat dapat membeli beras dari Bulog dengan harga yang jauh lebih murah dan kualitasnya hampir sama.

“Kalau ingin membeli beras jenis C4 atau sejenisnya yang masuk beras medium, masyarakat bisa membeli beras dari Bulog dengan harga Rp9.350 per kilogram. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran,” jelasnya.

Sedangkan untuk beras kualitas premium dan eksklusif, seperti jenis mentik wangi serta rojo lele, Subagyo tak menampik jika harganya sangat tinggi.

Di pasar tradisional, harga beras premium dapat mencapai Rp14.000 per kilogram, tergantung jenisnya. Adanya harga beras yang cukup variatif diharapkan mampu menjadi alternatif masyarakat guna memenuhi kebutuhannya.

Dinas Pedagangan menambahkan, stok beras yang ada di Bulog Subdriv II Surakarta hingga saat ini masih melimpah. Untuk stok beras medium yang siap dipasarkan kepada masyarakat hingga Maret mendatang masih ada sekitar 20 ton. Jumlah itu masih dapat bertambah sesuai dengan permintaan masyarakat .

“Dengan melihat kondisi ini, masyarakat Solo belum membutuhkan beras impor karena semuanya masih kecukupan,” tandasnya.

Ketersediaan stok beras hingga Maret mendatang, dipastikan pada awal April petani sudah mulai panen raya. Oleh karena itu, DPP memastikan untuk warga Solo tidak membutuhkan beras impor.

Lihat juga...