Saka Bhayangkara Lamsel Gelar Latihan di Objek Wisata Air Terjun Way Kalam

LAMPUNG — Upaya menjaga kebersihan lingkungan serta alam, khususnya di area tempat wisata dilakukan oleh anggota Pramuka tingkat penegak yang tergabung dalam Satuan Karya (Saka) Pramuka Bhayangkara Polsek Penengahan Kabupaten Lampung Selatan.

Menurut Ajun Inspektur Polisi Dua, Nurkholis, kegiatan latihan rutin dilakukan oleh anggota pramuka tingkat penegak untuk melatih berbagai teori yang diperoleh dalam latihan bersama sebagai satuan karya di bawah pembinaan Polri.

Aipda Nurkholis melakukan pelatihan Pramuka Saka Bhayangkara di lokasi wisata air terjun Way Kalam Penengahan. [Foto: Ist/ Henk Widi]
Selain kegiatan latihan bersama, pemilihan lokasi tempat wisata air terjun Way Kalam juga merupakan penerapan gelar atau demonstrasi dalam berbagai keterampilan yang harus dimiliki, di antaranya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), membuat konstruksi sederhana dari tongkat/bambu serta kegiatan tali-menali, serta menjaga lingkungan alam.

“Latihan selama satu hari kita lakukan di alam terbuka, meski bukan sebagai perkemahan, dengan tujuan mengaplikasikan pengetahuan, dan pengalaman selama mengadakan pelatihan dan diterapkan dalam bentuk bakti kepada masyarakat, khususnya di wilayah lereng Gunung Rajabasa,” beber Aipda Nurkholis, selaku pembina Saka Bhayangkara Polsek Penengahan dalam keterangannya kepada Cendana News, Jumat (19/1/2018).

Aipda Nurkholis yang juga sebagai Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Penengahan, mengungkapkan dalam kegiatan latihan tersebut para anggota Pramuka juga diajak melihat cara masyarakat di wilayah hutan Gunung Rajabasa dalam mengelola tempat wisata, perkebunan dan pertanian yang berbasis kehutanan.

Pemilihan lokasi di dekat air terjun, lanjutnya, sekaligus upaya untuk memperkenalkan anggota Saka Bhayangkara akan potensi alam yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan pariwisata. Selain itu, untuk memperkenalkan anggota Pramuka cara masyarakat meningkatkan pendapatan secara ekonomi.

Kegiatan latihan Penegak di lokasi wisata air terjun Way Kalam, sesuai dengan pengamalan Dasa Darma Pramuka butir kedua dengan kewajiban cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, diwujudkan dengan melakukan kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar lokasi air terjun Way Kalam.

Puluhan anggota Saka Bhayangkara Polsek Penengahan tersebut merupakan gabungan dari beberapa SMA di wilayah Polsek Penengahan, di antaranya SMAN 1 Bakauheni, SMA N 1 Penengahan dan SMA Ketapang.

“Menjadi anggota pramuka tidak saja hanya untuk melatih kedisiplinan dan memperoleh ilmu dasar kepanduan, namun juga memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan,” terang Aipda Nurkholis.

Beberapa keahlian tali-menali yang sudah menjadi dasar bagi anggota Saka Bhayangkara sesuai dengan syarat-syarat kecakapan umum (SKU) dan syarat kecakapan khusus (SKK), diterapkan di lokasi objek wisata  air terjun way Kalam, dengan membuat tiang-tiang penopang dan pembatas untuk akses masuk ke air terjun dengan jalur yang cukup terjal, sehingga dikenal dengan sebutan tanjakan mencari jodoh.

Selain itu, beberapa fasilitas jembatan dari bambu diperbaiki dan disempurnakan dengan pengaplikasian tali-temali yang ada di jembatan bambu tersebut.

Sebagian anggota Pramuka Saka Bhayangkara dalam kegiatan latihan rutin tersebut juga membuat kotak sampah dari bambu untuk menampung sampah plastik yang kerap dibuang oleh para pengunjung, sekaligus membuat lubang-lubang sampah khusus untuk sampah dedaunan.

“Pembersihan sekaligus menerapkan sapta pesona di lokasi wisata menjadi salah satu pengabdian anggota pramuka kepada masyarakat,” ujarnya.

Hendra, salah satu siswa XI dari SMAN 1 Penengahan anggota Saka Bhayangkara, menyebut dengan kegiatan latihan rutin pramuka dirinya bisa melatih keterampilan yang telah dipelajari selama di sekolah. Di bawah bimbingan anggota Polsek Penengahan, dirinya bisa memiliki pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman dalam bidang Kebhayangkaraan.

“Secara rutin kita lakukan latihan di Mapolsek dari beberapa sekolah dan pada pekan tertentu setiap Jumat kita gelar latihan di lokasi yang dekat dengan masyarakat, salah satunya di tempat wisata air terjun way kalam,” terang Hendra.

Kepedulian anggota Pramuka Saka Bhayangkara dalam menjaga kebersihan lingkungan juga disebutnya dilakukan secara langsung membersihkan sampah di area wisata. Selain itu, pembuatan papan imbauan agar menjaga lingkungan juga dilakukan di objek wisata air terjun Way Kalam, agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan di objek wisata.

Lihat juga...