Pendapatan Pajak Daerah Malang Lampaui Target

MALANG – Dalam tiga tahun terakhir, Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang selalu mampu melampaui target pendapatan pajak daerah yang menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) di APBD Kota Malang.

Bahkan di 2017, BP2D dari sektor pajak mampu menyumbangkan Rp431 miliar dari Rp352,5 miliar yang di targetkan pemerintah kota Malang.

Walikota Malang, Mochammad Anton, mengatakan capaian dan raihan pajak yang melebihi target tersebut sangat membantu pemerintah dalam rangka pembangunan wilayah kota Malang.

Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto. -Foto: Agus Nurchaliq

“Saya sudah sampaikan ke BP2D, bahwa sebenarnya banyak sekali yang bisa di gali dari kota Malang untuk dapat meningkatan pendapatan asli daerah.  Salah satu caranyamemanfaatkan aset-aset daerah kita yang selama ini berada di masyarakat,” jelasnya, usai meluncurkan pajak daerah, Selasa (9/1/2018).

Walkot mencontohkan, perubahan peraturan daerah ke depan dari hak sewa yang selama ini sudah diterima oleh pemerintah daerah, akan  dilakukan peningkatan. Dan juga pajak-pajak bangunan dan pajak hiburan yang tentu juga bisa dilakukan peningkatan dengan strategi khusus.

“Alhamdulillah, selama empat tahun pemerintahan kami, PAD dari sektor pajak dari tahun ke tahun terus ada peningkatan,” akunya.

Seperti diketahui, pada 2017 sudah ada kenaikan mencapai Rp400 miliar lebih yang tentunya hal ini bisa memberikan dorongan dan kontribusi dalam pembangunan kota Malang.

Namun, melihat kebutuhan pembangunan yang tentu membutuhkan anggaran yang  begitu besar, pria yang akrab disapa Abah Anton tersebut berharap raihan prestasi dan  capaian yang dilakukan BP2D terus memberikan motivasi dan inovasi, agar bisa meningkatkan apa yang sudah baik.

Menurutnya, dengan motivasi dan inovasi yang sangat bagus serta dengan proses transparansi yang sangat bagus, dan dengan pemakaian sistem aplikasi online, merupakan penguatan bagi BP2D, agar dapat meningkatkan upaya-upaya untuk menaikkan PAD kota Malang yang menjadi harapan semua.

“BP2D harus bisa melakukan terobosan dalam rangka percepatan pembangunan kota Malang. Saya baru bisa puas, bila BP2D bisa terus-menerus melakukan inovasinya dalam meningkatkan pendapatan asli daerah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto, mengaku optimis tren positif tersebut bisa berlanjut di 2018. “Pada 2017, dengan target Rp352,5 miliar bisa mencapai Rp431 miliar. Jadi, saya yakin dan optimis, bahwa tren positif tersebut akan semakin meningkat di 2018,” ucapnya, sembari berharap semoga di tahun politik ini tidak mempengaruhi laju inflasi di kota Malang.

Lihat juga...