Malaysia-Singapura Bangun Proyek Kereta Api Penghubung

SINGAPURA – Singapura dan Malaysia berjanji untuk memajukan dua proyek kereta api yang menghubungkan dua negara tersebut pada Selasa (16/1/2018). Naskah kerjasama ditandatangani oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dengan rekan sejawatnya dari Singapura Lee Hsien Loong.

Kesepakatan tersebut terjalin di tengah situasi politik Malaysia yang semakin menghangat menjelang pemilihan umum yang akan diselenggarakan tahun ini. Rapid transit yang dibangun tersebut ujung bagian utaranya berada Singapura dengan target penyelesaian pada 2024.

Ribuan warga Malaysia pergi dan pulang ke Singapura yang kecil tetapi kaya untuk bekerja atau sekolah. Sistem transit yang baru itu dirancang dapat mengangkut hingga 10.000 penumpang per jam di setiap arah. Jumlah daya angkut tersebut tercatat 30 kali lipat dibandingkan kemampuan layanan kereta yang saat ini beroperasi.

Dua negara itu juga membahas proyek kereta kecepatan tinggi lain, yang menurut para analis nilainya sebesar 17 miliar dolar. Proyek kereta cepat tersebut menjadi proyek terbesar yang dikerjakan oleh negara-negara tetangga di Asia tenggara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Singapura merupakan bagian dari Malaysia yang setelah berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1965 memilih untuk berpisah. Kendati demikian, hubungan diplomatik dan hal-hal terkait ekonomi kedua negara itu tak berjalan mulus selama beberapa dekade. (Ant)

Lihat juga...