Jepang Keluarkan Peringatan Salah Peluncuran Peluru Kendali Korut
TOKYO – Penyiaran umum Jepang NHK mengeluarkan peringatan salah mengenai informasi peluncuran peluru kendali oleh Korea Utara pada Selasa (16/1/2018). Di dalam pengumuman yang hanya dalam hitungan menit diralat tersebut, juga mencantumkan peringatan kepada warga untuk berlindung.
Namun, tidak ada laporan tentang kepanikan atau gangguan lain menyusul peringatan dari NHK tersebut. Peringatan serupa menyebabkan kepanikan di negara bagian AS, Hawaii, pada akhir pekan lalu.
NHK pada pukul 18.55 di lamannya mengatakan, “Korut tampaknya telah meluncurkan misil. Pemerintah mendesak masyarakat untuk berlindung di dalam gedung atau di bawah tanah.” Peringatan sama dikirimkan ke pengguna telepon seluler dari layanan berita dalam jaringan NHK.
Dalam lima menit, siaran tersebut mengeluarkan pesan lain di laman web untuk mengoreksi informasi yang dikeluarkannya sendiri dan mengatakan tidak ada peringatan pemerintah, yang disebut “J-alert”, yang telah dikeluarkan sebelumnya.
“Ini terjadi karena peralatan untuk mengirim berita ke Internet telah dioperasikan dengan tidak benar. Kami sangat menyesal,” ujar seorang penyiar NHK pada program berita pukul 21.00, sambil membungkuk dalam pada permintaan maafnya.
Pada Sabtu (13/1/2018) lalu, peringatan palsu selama latihan pertahanan sipil menyebabkan kepanikan di seluruh Hawaii. Juru bicara badan penanganan kedaruratan negara bagian tersebut menghubungkan peristiwa itu dengan salah pengambilan keputusan dan kekurangan perhitungan mengenai keamanan.
Kesalahan tersebut terjadi pada saat suasana menegangkan terjadi di wilayah tersebut, menyusul uji nuklir terbesar Korut yang terjadi September. Suasana semakin menegangkan setelah pada November Korea Utara mengklaim berhasil menguji peluru kendali balistik antar benua jenis baru yang diklaim dapat menjangkau seluruh daratan Amerika Serikat. Pyongyang selama ini sering mengancam menghancurkan Jepang dan AS. (Ant)