Dinkes Balikpapan Imbau Warga Jaga Kebersihan Cegah DBD

BALIKPAPAN — Sejak memasuki bulan Januari 2018, Kota Balikpapan memasuki musim penghujan, meski ada kalanya diwarnai dengan panas terik di kala siang hari. Dinas Kesehatan Kota Balikpapan pun mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih, guna mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dari data yang dihimpun Dinas Kesehatan Kota hingga minggu ketiga Januari 2018, terdapat dua kasus penderita DBD. Sedangkan pada periode yang sama pada 2017 mencapai 72 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP. pFoto: Ferry Cahyanti

“Ya, kita harapkan tidak ada kenaikan kasus. Awal Januari 2018 sudah ada dua kasus DBD dan tidak ada korban meninggal dunia. Sampai sekarang turun –mudah-mudahan jangan naik lagi,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP, saat ditemui, Jumat (26/1/2018).

Pada 2016, jumlah kasus penderita Demam Berdarah Dengue mencapai 4.400 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia 26 jiwa. Sedangkan, pada 2017 jumlah kasus mencapai 1.014 dengan jumlah korban meninggal dunia sedikitnya 2 jiwa.

“Pada 2016 ke 2017 jumlah kematian turun meski angka kasusnya meningkat. Turun angka kematian berarti bukan hanya upaya Dinas Kesehatan, tapi masyarakat juga sudah memahami pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lapangan,” paparnya.

Tidak hanya itu, pelaksanaan kerja bakti massal (KBM) yang dilaksanakan bersama pihak kelurahan berjalan dengan baik, sehingga menjaga lingkungan tetap bersih. “Dengan kelurahan melakukan KBM sudah baik, kita lihat setiap hari libur masyarakat di lingkungannya saling berbahu jaga lingkungan bersih,” kata Balerina.

Menurutnya, upaya lain yang dilakukan dengan pemberian kelambu air bekerja sama melalui CSR perusahaan kemudian dibagikan kelurahan. “Kelambu air sudah berjalan dengan baik, dan berjalan hampir semua kelurahan, tapi tidak semua rumah ada. Pokoknya jangan sampai ada air tergenang di botol, karena bisa menumbuhkan jentiknya nyamuk,” bebernya.

Menghadapi cuaca yang berganti panas ke hujan, Balerina juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memperhatikan barang-barang bekas, jangan dibiarkan terbuka agar tidak terisi air saat hujan tiba.

“Kita harapkan masyarakat menjaga lingkungan tetap bersih, jangan ada air yang menggenang. Karena ada air yang menggenang bisa menumbuhkan jentik nyamuk,” tutupnya.

Lihat juga...