Arus Penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Meningkat Tajam
LAMPUNG – Pengguna jasa penyeberangan menggunakan kapal roll on roll off (Roro) melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung menuju Pelabuhan Merak Banten mengalami peningkatan pada arus libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru) dibandingkan arus Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.
Menurut General Manager PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto, peningkatan arus penumpang tersebut mengacu pada data perbandingan rekapitulasi harian yang dilaporkan oleh posko harian angkutan Natal dan Tahun Baru.

“Berdasarkan data angka, terjadi peningkatan jumlah pengguna jasa pelayaran yang kita seberangkan menggunakan kapal roro. Hal ini memperlihatkan sebagian masyarakat masih dominan menyukai perjalanan menggunakan kapal melalui Pelabuhan Bakauheni ke Merak dan sebaliknya,” terang General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto, saat dikonfirmasi Cendana News di area lobi pembelian tiket pejalan kaki Pelabuhan Bakauheni, Rabu (3/1/2018).
Jumlah penumpang tersebut diakuinya meningkat pada tanggal 2 Januari 2018. Tercatat jumlah penumpang yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju ke Pelabuhan Merak Banten sebanyak 561.414 penumpang atau terjadi peningkatan sebanyak 20.739 penumpang dibanding tahun sebelumnya.
Jumlah tersebut diakuinya terdiri dari sebanyak 444.878 penumpang dalam kendaraan yang mengalami peningkatan sebanyak 14.057 penumpang. Sebanyak 116.536 penumpang pejalan kaki atau meningkat sebanyak 6.682 dibanding tahun lalu.
Selain jumlah penumpang yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak Banten, Anton Murdianto menyebut, jumlah pelayaran yang terlihat dari perjalanan kapal (trip) per hari juga mengalami peningkatan.
Pada arus angkutan libur Nataru 2016/2017 hanya berjumlah sekitar 1.491 trip kapal per hari. Jumlah trip kapal tersebut lebih tinggi sebanyak 1.870 trip kapal per hari pada masa kini atau terjadi peningkatan sebanyak 379 trip kapal per hari.
Peningkatan jumlah trip kapal tersebut, diakui Anton Murdianto, berkaitan dengan semakin bertambahnya jumlah perusahaan pelayaran yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (DPC Gapasdap) Bakauheni.
Jumlah perusahaan pelayaran yang melayani lintasan Bakauheni Merak disebutnya saat ini berjumlah sekitar 20 perusahaan pelayaran dan jumlah kapal mencapai 65 kapal roro.
“Pada angkutan liburan kita tambah jumlah trip untuk mengangkut penumpang sekaligus jumlah kapal yang dioperasikan. Biasanya 28 kapal per hari meningkat menjadi sebanyak 34 kapal sehari,” beber Anton Murdianto.
Selain kenaikan pada jumlah penumpang berdasarkan data, perbandingan kenaikan penumpang kendaraan roda dua pada angkutan Nataru 2017/2018 mengalami peningkatan dengan jumlah 21.545 kendaraan roda dua diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni. Sementara pada angkutan Nataru 2016/2017 kendaraan roda dua yang diseberangkan berjumlah sebanyak 17.323 unit kendaraan. Atau meningkat sebanyak 4.222 unit pada tanggal yang sama 2 Januari 2017 dan 2 Januari 2018.
Penurunan justru disebut Anton Murdianto terjadi pada jumlah kendaraan jenis bus yang diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak dimana pada angkutan Nataru 2016/2017 diseberangkan sebanyak 5.024 bus. Sementara pada angkutan Nataru 2017/2018 bus yang diseberangkan berjumlah sebanyak 4.746 atau menurun sebanyak 278 unit bus.
Peningkatan jumlah kendaraan dalam arus liburan Nataru disebutnya terjadi pada kendaraan roda empat atau kendaraan pribadi pada arus liburan Nataru 2017/2018 berjumlah sebanyak 53.805 unit kendaraan roda empat. Sementara arus Nataru 2016/2017 kendaraan roda empat diseberangkan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak berjumlah hanya 52.753 unit atau meningkat sebanyak 1.052 unit.
Berbeda dengan arus liburan Idul Fitri yang kerap mengalami penurunan, arus kendaraan truk pada arus liburan Nataru pembatasan untuk truk yang menyeberang justru tidak ada pelarangan sehingga jumlah truk yang diseberangkan meningkat.
Pada arus Nataru 2016/2017 jumlah kendaraan truk yang menyeberang dari Bakauheni berjumlah 29.325 unit meningkat sebanyak 1.152 unit pada angkutan Nataru 2017/2018 yang berjumlah sebanyak 30.477 unit.
Saat memantau arus penumpang pejalan kaki di lobi pembelian tiket pejalan kaki, Anton Murdianto juga memastikan, meski terjadi antrian namun jumlah loket yang disediakan selama arus liburan Nataru 2017/2018 kini berjumlah sebanyak 12 loket. Sebelumnya hanya 5 loket.
Kondisi yang sama juga diberlakukan pada loket pembelian tiket kendaraan dengan jumlah toll gate semula sebanyak 9 loket menjadi 14 loket pembelian tiket roda empat dan roda dua. Hal itu untuk mengantisipasi antrian kendaraan termasuk penyediaan jalur khusus kendaraan roda dua dan roda empat yang membeli tiket secara online.
