2018, Pagu Rastra di Balikpapan Menurun
BALIKPAPAN — Jumlah Pagu Beras Sejahtera per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada 2018 turun yaitu hanya 10 Kilogram untuk per KPM. Sebelumnya tiap KPM menerima 15 kilogram dengan membayar uang senilai Rp1600 untuk per kilogram.
Pengurangan pagu itu merupakan kebijakan pemerintah pusat dan daerah bertugas menyalurkan sesuai dengan pagu yang ditetapkan. Namun untuk Kota Balikpapan pada tahun ini hanya satu semester kemudian semester kedua akan disalurkan Bantuan Pangan Non Tunai.
“Kalau kami hanya menyalurkan berdasarkan pagunya, turun itu kebijakan pemerintah pusat. Balikpapan sendiri pada satu semester akan terima bantuan pangan non tunai,” terang Kepala Bidang Pengadaan, Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Kaltimra, Agung Setyabudi, Rabu (24/1/2018).
Dijelaskan Agung, alasan pengurangan jumlah beras yang diterima per KPM belum diketahui karena hal itu kebijakan pusat.
Program bantuan sosial pangan non tunai ini disalurkan oleh perbankan nasional BUMN (Himbara) kepada KPM yang di dalamnya berupa bahan pokok seperti beras dan gula.
“Penyediaan barang tidak harus Bulog tergantung Kementerian Sosial nantinya,” sebutnya.
Bulog wilayah Kalimantan Timur dan Utara menghimpun penyerapan beras Bulog pada program beras sejahtera untuk kota Balikpapan terserap 100 persen. Di mana setiap bulannya disalurkan sebanyak 95,6 ton lebih kepada 9.563 keluarga penerima manfaat.
“Sudah kami salurkan semua untuk Balikpapan 100 persen tinggal kesiapan distribusi ke KPM. Kita kirim melalui kelurahan-kelurahan, dan kemungkinan dari mereka mulai disalurkan 25 Januari ini,” beber Agung.
Dia berharap penyerapan Rastra untuk warga miskin ini tersalurkan dengan segera melalui kelurahan-kelurahan sehingga akan terbantu dalam memenuhi kebutuhan beras bagi gakin.
“Di kelurahan harapannya tersalurkan segera dan memenuhi kebutuhan akan beras,” harapnya.