WEST MIDLANDS — Crystal Palace mengoreksi posisinya di zona degradasi berkat hasil imbang tanpa gol saat bertandang ke Stadion Hawthorn, markas Wes Bromwich Albion. Sang manajer Roy Hodgson mengaku beruntung masih bisa meraih poin.
Tambahan satu poin membuat the Eagles naik dua strip ke urutan 18, dari semula berada di dasar klasemen. Meski tetap berada di zona degradasi namun hasil ini menambah catatan tidak pernah kalah dalam empat laga terakhir mereka di Liga Primer.
Usai laga, eks bos Timnas Inggris ini mengaku cukup lega karena skuad asuhannya bisa membawa pulang satu poin menyusul serangkaian pertanda buruk sebelum laga.
“Malam sebelumnya, kami kehilangan Scott Dann karena infeksi virus. Kemudian saat pemanasan, kami kembali kehilangan Wayne Hannesey,” ucap Hodgson seperti dikutip SportsMole.
Namun yang terburuk, lanjut mantan manajer Liverpool ini, adalah meninggalkan stasiun Euston saat matahari terbit untuk menempuh perjalanan darat dengan kereta api selama satu seperempat jam.
“Ternyata perjalanan butuh waktu lingga 5,5 jam, di mana tiga jam di antaranya dilalui dalam cuaca dingin, situasi gelap di kereta karena tidak ada penerangan, tidak ada fasilitas toilet, dan tidak ada fasilitas apa pun,” keluhnya.
Kendati begitu ia mengaku senang karena para pemain idak banyak terpangaruh serangkaian pertanda buruk tersebut. “Kami bisa saja menjadikannya sebagai alasan, tapi kami tidak membutuhkannya,” sambungnya.
Setelah lawatan ke west Midland, dalam lanjutan Liga Primer berikutnya Crystal Palace bakal melakoni laga kandang kontra Bournemouth dan Watford.