Hewan Ternak Korban Banjir Butuh Bantuan

YOGYAKARTA –  Bencana longsor dan banjir yang terjadi di DIY sejak beberapa hari terakhir, tak hanya menimbulkan sejumlah penyakit bagi manusia. Namun, juga sejumlah hewan ternak, baik sapi maupun kambing. Sejumlah hewan ternak warga bahkan dilaporkan mati pascabencana terjadi. 

Salah satunya peternak di Dusun Sompok, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Ngajiman, menyebut sejumlah hewan ternak kambing miliknya mengalami penyakit pencernaan. Dua ekor anak kambing miliknya bahkan mati pascabanjir yang menerjang dusunya.

“Ada beberapa kambing saya yang mengalami mencret. Dua kambing saya yang kecil, bahkan mati,” ujarnya, Jumat (1/12/2017).

Peternak sapi asal dusun Sompok, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Tugiah. -Foto: Jatmika H Kusmargana

Peternak lain, Tugiah, menyebut seekor sapi miliknya juga mengalami sejumlah luka di bagian kulit seperti punggung dan kaki. Luka itu kemungkinan muncul pada saat terjadi bencana banjir pada Selasa, lalu. Ia pun sempat harus mengungsikan dua ekor sapi miliknya, karena luapan air Sungai Oya membanjiri dan menghancurkan kandang ternaknya hingga tak bersisa.

“Ada luka di bagian tubuh sapi. Tapi, ya saya biarkan saja, karena belum sempat mengobati. Masih sibuk urusi yang lain, bersih-bersih rumah dan bangun kandang ternak sementara,” katanya.

Munculnya penyakit pencernaan pada hewan ternak dimungkinkan terjadi karena ternak mengkonsumsi air yang tercemar kotoran pascabanjir. Sayangnya, para peternak menyebut hingga saat ini belum ada petugas kesehatan hewan yang datang untuk mengecek kondisi ternak.

“Belum ada petugas puskeswan yang datang mengecek ke sini. Apalagi, menangani kesehatan ternak. Mungkin karena masih fokus menangani pengungsi atau yang lain,” ujarnya.

Para peternak berharap, ada petugas dari dinas peternakan yang datang mengecek kesehatan hewan ternak mereka. Pasalnya, hewan ternak merupakan salah satu harta simpanan warga desa. “Di sini banyak warga yang memelihara ternak. Hampir semua warga desa punya kandang. Harapannya tentu ada petugas dokter hewan yang mengecek kesehatan ternak, jangan hanya mendatangkan petugas kesehatan dan obat untuk warga saja,” imbuh peternak lainnya, Seno.

Lihat juga...