Panen Nasional Padi Tembus 7 Juta Ton
SOLO – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan pangan (beras) hingga akhir 2017 aman. Hal tersebut mempertimbangkan laporan jumlah panen nasional yang akan didapat hingga November ini bisa mencapai 7 juta ton.
Mentan menerangkan, hingga November ini setidaknya ada 1 juta hektar lahan pertanian di seluruh Indonesia yang ditanami padi. Total panen yang diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan pangan hingga akhir tahun yang diperkirakan sebanyak 2,6 juta ton.
“Sisanya akan masuk ke lumbung padi nasional yang dapat dapat dikeluarkan sewaktu-waktu untuk musim paceklik atau bencana,” kata Amran saat berkunjung ke Waru, Kebakkramat, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017).
Keberadaan stok beras di pasar induk beras cipinang terus naik jika dibanding dengan hari-hari sebelumnya. Rata-rata beras yang masuk ke pasar induk rata-rata 2000 hingga 2500 ton. Dan Selasa (7/11/2017) laporan yang diterimanya menyebut beras yang masuk mencapai 5220 ton.
Kondisi melimpahnya beras kali ini tak lain dari program pertanian yang ada di sejumlah daerah yang hasilnya cukup baik. Kondisi pangan nasional, kata Mentan, sudah jauh lebih baik ketimbang dengan hasil pertanian pada musim tanam sebelumnya. Sebab, petani di Indonesia sudah melewati musim sulit untuk bercocok tanam, sehingga panen yang didapatkan dapat melimpah.
“Melihat hasil pertanian itu, stok pangan Indonesia benar-benar aman. Keberhasilan menjaga stak beras aman ini tak lain dari mekanisme pertanian dan ketersediaan infrastruktur irigasi yang tercukupi. Kedepan, program 1 juta hektare sawah tetap harus dipertahankan,” tandasnya.