Tabur Puja Dorong Kemunculan Usaha Baru di Padang
PADANG – Kehadiran Skim Tabur Puja milik Koperasi Serba Usaha (KSU) Posdaya Denwatara Ranah Minah terus memberikan dampak yang positif bagi masyarakat di sekitarnya. Utamanya masyarakat yang tergolong kurang mampu atau pra sejahtera mMelalui pinjaman lunak yang nilainya sebesar Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000.
Manager Tabur Puja Koperasi Serb Usaha Dewantara Ranah Minang, Padang, Sumatera Barat, Indra menjelaskan, terhitung sejak Mei 2014 lalu dan hingga 31 Oktober 2017 ini, ada sekira 6.600 masyarakat yang menjadi penikmat pinjaman modal usaha dari Tabur Puja.
Dari jumlah tersebut, sebagian besarnya adalah masyarakat yang menjalani usaha, mulai dari usaha mikro dan kecil yang mencapai 6.224 pelaku usaha. Sedangkan sisanya, 376 merupakan masyarakat yang bergerak di bidang pertanian dan perikanan.
“Secara keseluruhan jumlahnya 6.600 masyarakat yang menikmati pinjaman modal usaha ke Tabur. Namun tidak dapat dipungkiri, yang bergerak di bidang usaha baru dan usaha kerajinan serta home industri paling dominan mendapatkan pinjaman modal usaha,” katanya, Selasa (7/11/2017).
Usaha masyarakat seperti pedagang terbilang tumbuh sangat besar seiring hadirnya Tabur Puja. Terbukti jumlah pedagang yang mendapat pinjaman modal usaha mencapai angka 4.628 orang. Disusul bidang kerajinan dan industri ada sebanyak 481 orang, dan begitu juga untuk usaha baru yang merupakan usaha mikro terbilang cukup besar yakni mencapai 1.085 usaha.
Menurutnya, dari 6.224 pelaku usaha tumbuh selama kurang lebih empat tahun terakhir, merupakan sebuah capaian yang luar biasa. Karena, target dari Tabur Puja ialah membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu atau pra sejahtera. Mewujudkan sebuah impian masyarakat tergolong kurang mampu untuk membuka usaha, adalah hal yang paling besar dilakukan.
Dengan banyaknya tumbuh pelaku usaha yang dijalani oleh orang yang tergolong kurang mampu atau pra sejahtera, turut memberikan dampak yang positif bagi perekonomian masyarakat. “Sebelumnya hanya duduk di rumah, sekarang dengan adanya pinjaman modal usaha dari Tabur Puja, sudah bisa memiliki usaha. Artinya, melalui Tabur Puja turut membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan, terutama di Kota Padang,” ungkapnya.
Manager Tabur Puja yang berbadan tinggi ini menilai, kehadiran Tabur Puja untuk membantu perekonomian masyarakat yang tergolong kurang mampu atau pra, melalui pinjaman lunak Skim Tabur Puja tersebut, bukan untuk berbicara soal keuntungan. “Di Tabur Puja ini tidak ada jaminan yang berarti untuk mendapatkan pinjaman modal usaha. Jaminannya hanya bersifat sosial, yakni kepercayaan yang diberikan Posdaya kepada masyarakat tersebut,” katanya.

Menyikapi keterbukaan dan kemudahan dalam menikmati Skim Tabur Puja, salah seorang masyarakat yang merupakan pinjaman modal usaha tersebut, Dewi mengatakan, berkat Tabur Puja, perekonomian keluarganya berangsur membaik. Dari sebelumnya, sibuk dengan aktifitas sebagai ibu rumah tangga, kini dengan adanya usaha yang dijalani, turut menjadi menambah penghasilan keluarga.
“Saya berjualan gorengan, kalau untuk berjualan gorengan modalnya bisa dipenuhi dari pinjaman Tabur Puja yakni Rp2.000.000. Alhamdulillah, berkat usaha saya itu, per harinya saya bisa mendapat penghasilan bersih sampai Rp200 ribu,” jelasnya.
Menurutnya, sangat jarang sekali ada pihak yang memberikan pinjaman modal usaha tanpa angunan atau jaminan seperti surat menyurat. Hanya di Tabur Puja yang memberikan kepercayaan kepada masyarakat, terutama untuk masyarakat yang tergolong kurang mampu, dalam hal mendapatkan pinjaman dana.