ISLAMABAD – Pakistan mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Iran, Sabtu (18/11/2017). Gempa dengan kekuatan 7,3 pada Skala Richter telah mengguncang wilayah perbatasan Iran-Irak, Minggu (12/11/2017) malam yang mengakibatkan kerusakan luas dan merenggut banyak jiwa.
Satu pesawat C-130 yang membawa 12 ton bahan bantuan dikirim ke Ibu Kota Iran, Teheran atas instruksi Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi. Bahan bantuan itu meliputi 165 tenda, 1.050 selimut, 200 terpal, 200 tikar plastik, bahan makanan dan pasokan lain.
Semua bahan bantuan tersebut diserahkan oleh tim Lembaga Penanganan Bencana Nasional (NDMA) kepada para pejabat Iran di Bandar Udara Teheran. “Pakistan dan Iran telah menikmati persahabatan panjang, yang tercermin dalam setiap jam keperluan. Pemerintah Pakistan telah menyampaikan kembali tekadnya untuk menyediakan setiap bantuan yang mungkin guna membantu keluarga yang berduka,” ujar juru bicar NDMA, Sabtu (18/11/2017).
Gempa bumi dengan kekuatan 7,3 pada Skala Richter mengguncang wilayah perbatasan antara Iran dan Irak pada Minggu malam (12/11/2017) menewaskan ratusan orang dan menimbulkan kerusakan luas. (Baca: https://www.cendananews.com/2017/11/gempa-guncang-iran-irak-lebih-dari-300-orang-meninggal.html)
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Selasa mengunjungi Provinsi Kermanshah di Iran Barat untuk memeriksa kerusakan dan operasi pertolongan di wilayah yang diguncang gempa mematikan. (Baca : https://www.cendananews.com/2017/11/rouhani-periksa-kerusakan-akibat-gempa-di-iran.html)
Rouhani menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang terpengaruh oleh gempa kuat yang merenggut ratusan nyawa dan melukai ribuan orang. Presiden Iran tersebut mengatakan pemerintah akan melakukan segala upaya guna menyelesaikan masalah di wilayah itu dalam waktu secepatnya.
Menurut data, sebanyak 445 orang telah kehilangan nyawa mereka dan lebih dari 7.000 orang lagi terluka akibat gempa tersebut. Sebanyak 12.000 rumah juga hancur total dalam bencana alam itu. (Ant)