Menolak Berdiri untuk Lagu Negara, Pria Filipina Ditangkap Polisi

MANILA – Tak mau berdiri untuk menghormati lagu nasional yang dikumandangkan seorang pria warga Filipina ditangkap polisi, Minggu (20/11/2017). Lelaki yang diketahui bernama Bayle Einstein Gonzales (20), tidak mau menghormati lagi negaranya ketika sedang berada di dalam sebuah gedung bioskop.

Diplomat Filipina Elmer Cato adalah pihak yang mengeluhkan aksi Gonzales sehingga direspon aparat polisi dan penangkapan terjadi. Keduanya sedang berada di gedung bioskop yang sama di Kota Angeles, Pampanga, sebelah utara Ibu Kota Filipina, Manila, untuk nonton film Justice League ketika  Gonzales diketahui tidak mau menghormati lagu negaranya.

Cato yang merupakan diplomat Kuasa Usaha Filipina untuk Irak, menulis di laman media sosialnya pada Sabtu (19/11/2017) bahwa Gonzales tak mengacuhkan meski sudah dua kali diminta untuk berdiri. “Darah saya benar-benar mendidih. Saya sangat terguncang sehingga saya tak bisa benar-benar menikmati film. Saya harus berbuat sesuatu untuk memberi orang Filipina ini pelajaran. Dan saya melakukannya,” tulis Cato.

Keluhan dari Cato tersebutlah yang akhirnya membuat aparat berwenang Filipina menangkap Gonzales. Dan lelaki warga Filipina tersebut langsung dihadapkan kepada hakim pengadilan untuk mempertanggungjawabkan aksi nekatnya tersebut.

Sesuai dengan ketentuan hukum di negara setempat, Gonzales akan di dakwa dengan tindakan pidana melakukan pelanggaran Flag and Heraldic Code di Filipina. Tidak mau menghormati bendera dan lagu negara merupakan pelanggaran berat di Filipina. Pelakunya bisa didenda mulai dari 5.000 peso atau sekira 100 dolar AS sampai 20.000 peso sekir 400 dolar AS, serta dijebloskan ke dalam penjara selama satu tahun. (Ant)

Lihat juga...