MALINAU — Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menjadikan Kabupaten Malinau salah satu daerah pengembangan ikan air tawar di Provinsi Kalimantan Utara.
Baca juga: Zona Ikan Nelayan di Balikpapan, Berkurang
Melalui siaran pers Humas Pemkab Malinau, Sabtu (18/11/2017), Bupati Malinau, Yansen TP menyatakan, budidaya ikan air tawar di daerahnya sangat potensial untuk dikembangkan.
Ia menyatakan, budidaya ikan air tawar jenis lele dapat menjadi sektor ril bagi masyarakatnya sehingga pihaknya sangat mendukung bantuan pemerintah pusat tersebut yang telah panen perdana di Sukajadi Desa Kaliamok Kecamatan Malinau Utara pada Kamis (16/11).
Sehubungan dengan budidaya dengan hasil panen yang lumayan baik ini, Yansen TP berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Balai yang telah memberikan bantuan bibit melalui Perikanan Budidaya Ikan Air Tawar Mandiangin.
Bupati Malinau mengharapkan, bantuan semacam ini dapat diberikan secara kontinyu karena dipastikan mampu meningkatkan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya.
Oleh karena itu, dia menilai, budidaya ikan air tawar dengan sistem bioflok bukan hanya ikan lele tetapi jenis ikan air tawar lainnya.
“Malinau ini sangat potensial jadi daerah pengembangan ikan air tawar di Kaltara,” tegas dia.
Baca juga: Pokdakan Tirta Rajabasa Utama Tebar Ribuan Bibit Ikan Air Tawar
Ia meminta masyarakatnya agar semangat mengembangkan budidaya ikan air tawar ini agar kebutuhan masyarakat setempat terpenuhi dalam rangka mewujudkan kualitas hidup.
Yansen TP juga berkeyakinan, daerahnya akan terus mengembangkan budidaya ikan air tawar untuk menjadi kekuatan ekonomi baru pada sektor perikanan.[Ant]