LKKS Beri Peluang Pemasaran Usaha Masyarakat di Pasar Ritel

PADANG — Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumatera Barat (Sumbar) mengandeng Bank Nagari dan Minang Mart sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat seiring mengentaskan kemiskinan.

Baca Juga : LKKS Sebut Posdaya Mampu Mengentaskan Kemiskinan

Ketua Umum LKKS Sumbar, Nevi Irwan Prayitno mengatakan, kerja sama yang dilakukan yakni akan membangun gerai Minang Mart di kabupaten dan kota yang akan memasarkan produk dari masyarakat.

“Kita berencana akan membangun gerai pada seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Untuk itu hari ini kita adakan MoU dengan mengandeng Bank Nagari dan Minang Mart,” katanya, usai membuka kegiatan pengembangan jaringan LKKS Sumbar dengan mitra kerja dan ‘thnik fund raising’ melalui ‘trading forex’, di Padang, Jumat (3/11/2017).

Dikatakannya, sebagai permulaannya, gerai Minang Mart yang menggunakan sistem koperasi tersebut, nantinya akan dibangun satu sebagai ‘pilot project’.

“Jadi akan dibangun satu dulu sebagai pilot project. Untuk daerah mana yang dijadikan akan dilakukan seleksi. Namun, dari proposal yang mengajukan sudah ada beberapa daerah yang berkeinginan di antaranya, Dharmasraya dan Payakumbuh,” ujarnya.

Untuk itu, kata Nevi, dengan adanya gerai yang dikelola LKKS, dapat membuat produk UMKM masyarakat dapat dipasarkan digerai Minang Mart. Ia berharap, produk yang dibuat oleh masyarakat, dapat bersaing dengan produk pabrikan.

Selain itu Nevi menyebutkan, masalah kemiskinan tetap menjadi fokus LKKS dalam pengentasan. Meskipun telah di bawah rata-rata nasional, akan tetapi masih terdapat sekitar 6,8 persen penduduk miskin dan menjadi penerima program Kartu Keluarga Sejahtera.

“Maka dari itu penanggulangan masalah kesejahteraan sosial perlu koordinasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder terkait,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Tanyo Adji Sudharmono, mengapresiasi program yang dicanangkan LKKS Sumbar untuk membuat sebuah gerai ritel. Ia menilai, langkah tersebut, mampu membuat produk UMKM dapat masuk pasar yang bagus.

“Jika hal ini jalan dengan baik, maka kemandirian dalam membuat produk UMKM dapat meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Baca Juga : Peduli Keluarga Miskin, LKKS Bangun 1.000 Jamban Sehat

Ia berharap, dengan adanya peluang pasar melalui pasar ritel atau Minang Mart, mampu memicu pelaku usaha di Sumbar untuk terus melahirkan inovasi-inovasi produk, yang tidak hanya dicari oleh masyarakat lokal, tapi juga oleh pembeli atau konsumen dari luar Sumbar.

Lihat juga...