Komunitas Rintara Jaya Ajak Pemuda Ikut Membangun Kemaritiman
MALANG — Seperti telah diketahui, Indonesia memiliki ribuan pulau-pulau kecil yang tersebar. Namun sayangnya masih banyak yang belum tersentuh oleh pemerintah.
“Oleh karena itu, pemuda-pemuda terbaik inilah yang kemudian diterjunkan untuk memberikan pengabdian dan menyentuh mereka dengan segala potensi yang dimiliki oleh para pemuda,” jelas Koordinator komunitas Rintara Jawa Timur, Fajrin, dalam acara silaturahmi Ekspedisi Nusantara Jaya, Sabtu (25/11/2017).
Fajrin menjelaskan, komunitas Rintara sendiri dibentuk oleh Kemenko Maritim dari programnya yaitu Ekspedisi Nusantara Jaya yang awalnya dicanangkan oleh Rizal Ramli yang kemudian diteruskan oleh Luhut Panjahitan.

Ekspedisi nusanta jaya pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015 yang melibatkan seluruh pemuda di Indonesia untuk di terjunkan ke pulau-pulau terkecil di Indonesia yang bahkan sampai saat ini belum tersentuh tangan pemerintah karena aksesnya yang masih sulit.
Fajrin menyampaikan, di Jawa Timur pada tahun 2017 ada sekitar 200 pemuda yang terjunkan di pulau terpencil seperti di pulau Masalembo, Bawean, Kangean dan sebagainya.
“Oleh sebab itu kami merasa penting untuk mengadakan silaturahmi Ekspedisi Nusantara Jaya ini. Agar kekuatan-kekuatan pemuda yang terpencar pasca ekspedisi ini dapat disatukan kembali untuk membangun kepulauan di Indonesia,” ujarnya dalam acara yang juga dihadiri Dewan Kementerian Desa, Prof.Dr.Haryono Suyono dan Wali Kota Malang, Mochammad Anton.
Menurutnya, hingga saat ini relawan atau gerakan pemuda yang memperhatikan kepulauan di Indonesia masih sangat minim. Bisa dibilang bahwa Rintara merupakan komunitas yang pertama kali peduli dengan kemaritiman.
Sementara itu Fajrin juga menjelaskan penyelenggaraan acara silaturahmi memang sengaja diadakan di Kampung Topeng bukan di tepi pantai karena mereka memiliki misi, selain ingin terlibat dalam pembangunan desa dan kepulauan, komunitas Rintara juga ingin bermanfaat bagi lingkungan sekitar mereka.
“Oleh karena itu kami ingin memberikan manfaat bagi warga di sekitar kami salah satunya melalui acara ini,”ucapnya.
Seperti sudah diketahui, kampung topeng adalah program dari Dinas Sosial untuk mengentaskan orang-orang yang berada di jalanan yang mungkin tempat tinggalnya kurang layak supaya bisa mendapatkan penghidupan yang lebih layak di tempat ini. Sehingga mereka bisa termotivasi untuk mengentaskan diri dari kemiskinannya.
“Apabila para pemuda bisa dilibatkan untuk kerjasama yang baik dengan pemerintah, saya rasa warga binaan disini bisa lebih baik. Apalagi disini adalah kampung topeng yang sangat potensial untuk dijadikan sebagai tempat wisata,” tutupnya.