Istri Bupati Puncak Jaya Sulap Buah Merah Menjadi Masker Wajah
JAYAPURA — Terobosan baru bagi kaum hawa yang senantiasa menggunakan masker kecantikan untuk perawatan wajah mereka. Masker wajah yang diberi nama ‘Mama Ibo’ menjadi satu dari sekian banyak produk tradisional nusantara yang telah mendapatkan izin dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Masker wajah Mama Ibo yang berbahan dasar Buah Merah hasil produksi Industri Rumah Tangga (IRT) di Kota Jayapura, Papua.
Menyimak lebih dekat, Masker wajah Mama Ibo pertengahan bulan Agustus tahun ini telah dijual secara umum dan menarik perhatian kaum hawa di Papua, terlebih khusus di Kabupaten Puncak Jaya, Jayapura dan Kota Jayapura bahkan beberapa kabupaten di luar Papua satu persatu mulai meliriknya.
Kenapa baru sekarang tercetus masker wajah berbahan dasar buah merah, sementara buah merah telah diklaim dunia kesehatan sebagai obat penyembuh dan pencegah berbagai macam penyakit? Mari simak lebih jauh pencetus ide kreatif masker tersebut.
Mince Hana Noriwari perempuan setengah abad ini biasa disapa Mama Ibo, awalnya hanya iseng-iseng memanfatkan Buah Merah di Kabupaten Puncak Jaya untuk dijadikan satu bumbu dasar saat membuat Nasi Goreng dan Sambal. Dari situlah, dirinya tercetus mencoba buah merah dan diracik dengan beberapa rempah-rempah serta buah lainnya untuk digunkan sebagai masker wajah.

Seiring berjalannya waktu, dirinya melihat ada perubahan setelah beberapa bulan digunakan, namun saat melihat berbagai penawaran produk perawatan kulit di stasiun televisi swasta dan supermarket yang sering ia kunjungi, terdorong untuk mengemas racikannya itu menjadi sebuah produk yang dapat dijual ke publik.
“Disana letak geografis sangat susah, ide ini muncul ketika kami di Puncak Jaya sangat susah mendapatkan bahan makanan seperti ayam dan ikan itu kami datangkan dari luar. Saya sebagai seorang mama berpikir, apa yang harus saya gali di daerah ini,” kata mama Ibo saat ditemui tim Cendana News di Kota Jayapura, Sabtu (25/11/2017).
Tiap hari yang dirinya jumpai di kabupaten ini adalah buah merah, kata Mama Ibo hampir semua keluarga di kabupaten ini dengan mudah dapat memiliki buah merah. Melalui media cetak dan elektronik dirinya merangkum informasi soal buah merah untuk kesehatan.
“Saya sendiri sebagai kaum perempuan, sebagai mama di Puncak Jaya tertantang untuk mengangkat buah merah dengan metode kreatif. Sebelum ada ide membuat masker, saya terus menerus mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi buah merah dalam bentuk apapun, entah itu berupa air maupun makanan,” ujarnya.
Mama Ibo yang juga istri dari Bupati Puncak Jaya Henock Ibo tak ingin memanfatkan kedudukannya dalam pemerintahan di campur aduk ke ruang bisnis keluarga. Namun, bagaimana dirinya berusaha membuat hal kreatif yang bermanfaat bagi orang sekitar bahkan yang jauh diluar sana.
“Waktu saya mengoles minyak buah merah tanpa gunakan campuran lainnya ke wajah saya dan diamkan setengah jam, kok hasilnya bersih sekali, luar biasa. Terus timbul ide saya mulai mencoba mencampur minyak buah merah dicampur temulawak dan jeruk nipis, ternyata dalam 25-30 menit setelah digunakan ke wajah. Hasilnya luar biasa, mengangkat kulit mati. Ini terus saya gunakan pagi dan malam hari dan dalam waktu tiga hari bisa dilihat hasilnya,” tuturnya.

Saat ini dirinya tengah memesan kemasan mulai dari botol hingga label stiker dari salah satu pabrik Surabaya, Jawa Timur yang nantinya dapat dikemas lebih baik dan serta lebih modern setara produk-produk perawatan kulit lainnya.
“Kemasan saat ini saya hanya beli di toko-toko dengan harga perbotol Rp15 ribu dan setelah diisi dengan bahan masker wajah berbentuk kelereng sebanyak 6 biji saya beri harga Rp 50 ribu per botol dengan berat 44 gram,” katanya
Mama Ibo yang juga yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Puncak Jaya ini mengakui awal pembuatan ini gunakan modal pribadi dan dalam beberapa bulan modal kecil itu telah balik. Nah dari situlah menambah percaya dirinya untuk mengembangkan lebih baik lagi.
“Kalau banyak yang pakai produk masker ini dan berhasil, otomatis kemasan dan harga akan berbagai macam pilihan. Untuk saat ini hanya satu pilihan,” tutur Mama Ibo.
Menurutnya, hasil tani buah merah banyak sekali di Puncak Jaya dan dirinya harap Buah Merah menjadi ikon bagi Kabupaten Puncak Jaya.
“Saya sangat berharap kedepan buah merah menjadi ikonnya Kabupaten Puncak Jaya. Dan kemarin sempat Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung ke Puncak Jaya untuk melihat inovasi ini. Saya tetap berbagi pengetahuan ini kepada mama-mama di sana (puncak jaya),” kata perempuan kelahiran di Kabupaten Dogiyai, Papua dan telah bertugas sebagai PNS di Kabupaten Puncak Jaya bersama suami selama 35 tahun