Jaga Kesehatan dengan Tanaman Obat-obatan
MATARAM – Menjaga kesehatan menjadi hal paling utama bagi setiap orang dalam kehidupan. Beragam cara dilakukan untuk menjaga kesehatan, mulai dari berolahraga hingga mengkonsumsi obat-obatan.
Selain berolahraga, salah satu cara paling aman menjaga kesehatan adalah dengan mengkonsumsi dan memanfaatkan tanaman obat-obatan yang tersedia di lingkungan sekitar.
“Selain aman, tanaman obat-obatan juga lebih alami dan segar serta terbebas dari zat kimia seperti obat-obatan yang dijual di apotik maupun resep dari dokter,” kata Sumiati, pembudidaya tanaman obat-obatan, Kelurahan Tanjung Karang, Kota Mataram kepada Cendana News, Jumat (10/11/2017).
Padahal untuk bisa hidup sehat dan menyembuhkan berbagai penyakit yang dialami, tidak mesti harus ke dokter atau mengkonsumsi obat yang dijual di apotik, tapi cukup dengan memanfaatkan tanaman obat yang tersedia di alam sekitar.
Meski lebih aman dan memiliki khasiat tinggi, relatif sedikit orang menyadari serta mau memanfaatkan tanaman obat obatan yang ada di lingkungan sekitar sebagai obat penyembuhan berbagai penyakit.
“Kebanyakan orang lebih memilih memanfaatkan cara instan dengan berobat ke dokter langsung atau mengkonsumsi obat-obatan yang terjual di apotek,” katanya.
Beberapa jenis tanaman obat-obatan yang banyak terdapat di lingkungan sekitar dan memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain pepaya, daun min, sirsak, kladi tikus serta sejumlah tanaman obat lainnya.
Pepaya contohnya, memiliki manfaat luar biasa, mulai dari daun hingga buah untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit, mulai penyakit malaria, tipes, melancarkan buang air besar, demikian halnya dengan tanaman obat lainnya.
“Jadi untuk sehat itu sebenarnya tidak perlu biaya mahal dan sampai bersusah payah pergi jauh ke dokter. Tapi dengan memanfaatkan tanaman obat-obatan yang terdapat di lingkungan sekitar, setiap orang bisa hidup sehat,” terang Sumiati.
Lebih lanjut Sumiati menambahkan, dirinya banyak mempelajari penyembuhan berbagai penyakit secara alami dengan menggunakan tanaman obat. Berangkat dari pengalaman suaminya yang sempat menderita penyakit kolera dan sempat dirawat di rumah sakit sampai berbulan-bulan lamanya.
Semenjak saat itu, dirinya banyak membantu orang yang menderita berbagai jenis penyakit parah dan akhirnya bisa disembuhkan. Tidak saja dari NTB, tapi juga dari luar NTB.