Hijaukan Lingkungan SMP Muhammadiyah Penengahan Gencar Tanam Pohon
LAMPUNG — Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Penengahan Kabupaten Lampung Selatan terus melakukan upaya penghijauan di lingkungan sekolah dengan melakukan penanaman pohon perindang di beberapa titik lingkungan sekolah. Lokasi yang menjadi tempat penanaman pohon di antaranya halaman, kebun belakang hingga akses jalan masuk ke sekolah tersebut.
Murtiem selaku guru bidang studi Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) mewakili Komariah selaku kepala sekolah SMP Muhamadiyah menyebut sekolah tersebut menjadi salah satu sekolah swasta yang menerapkan sekolah dengan lingkungan yang nyaman.
Kegiatan penanaman pohon bekerjasama dengan Kementerian Kehutanan melalui program penanaman seribu pohon pada saat Menteri Kehutanan dijabat oleh Zulkifli Hasan dengan penanaman jenis pohon mahoni, kemiri serta beberapa pohon buah buahan. Kini beberapa pohon yang ditanam pada 2013 tersebut sebagian sudah terlihat tumbuh subur dan bahkan menjadi perindang di lingkungan sekolah.
“Hari ini secara kebetulan para siswa kita ajak membawa berbagai jenis bunga dan bibit pohon agar bisa ditanam di lingkungan sekolah dan ada bantuan bibit kayu putih yang kita tanam di lingkungan sekolah untuk ikut menyukseskan hari menanam pohon nasional yang hari kemarin diperingati namun baru kita tanam hari ini,” terang Murtiem, Rabu (29/11/2017)
Penanaman pohon di lingkungan sekolah merupakan gerakan menanam dan memelihara pohon secara basional sebagai sikap hidup dan budaya bangsa dan diperingati setiap tanggal 28 November sebagai hari menanam pohon Indonesia yang diperingati sejak 2008.
Meski menjadi gerakan nasional namun ia menyebut sekolah yang sudah berdiri sejak 1987 dengan rata rata siswa setiap tahun ajaran mencapai 80 siswa tersebut bahkan telah melakukan penanaman berbagai jenis pohon dengan beberapa pohon jenis beringin, mahoni serta beberapa pohon lain berusia lebih dari 20 tahun.
Selain melakukan penanaman pohon sebagai bentuk merindangkan lingkungan sekolah upaya melakukan penanaman pohon di SMP Muhammadiyah menurut Murtiem juga dilakukan pada beberapa momen khusus di antaranya saat acara perpisahan siswa menjelang kelulusan, kegiatan hari ulang tahun sekolah dan beberapa guru termasuk Murtiem memiliki kebijakan dalam memberi hukuman (punishment) bagi siswa yang tidak disiplin dalam mengerjakan PR atau mengulang ujian pelajaran.
Pada pelajaran SBK yang diajar langsung oleh Murtiem dirinya menyebut saat ada siswa melakukan ujian ulangan (remidi) saat ujian pertama tidak berhasil, maka kepada siswa diberi hukuman dengan kewajiban membawa bibit bunga atau pohon dan diberi hukuman dengan menanam pohon. Pohon serta bunga yang dibawa siswa ke sekolah diakuinya ditanam di sekolahan pada beberapa lokasi.
“Saya tidak pernah menentukan jenis pohon serta media untuk menanamnya namun ada yang membawa bunga dalam pot,polybag dan pohon selanjutnya ditanam di halaman sekolah,” tutur Murtiem.
Selain sebagai sebuah bentuk upaya mendisiplinkan siswa salah satu siswa kelas VIII bernama Adi menyebut meski mendapat hukuman karena mengulang ujian dengan nilai yang belum mencukupi dan dirinya harus membawa bibit bunga ia merasa tidak keberatan.
Selain saat mendapat hukuman pada saat kenaikan kelas para siswa juga diberi kewajiban meninggalkan tanaman bunga di halaman setiap kelas dengan berbagai jenis tanaman bunga dan pohon sekaligus di dekat musala.
“Saat kelulusan para siswa bahkan seperti menjadi tradisi ada yang sepakat menanam beberapa jenis pohon buah diantaranya mangga dan sirsak yang kini banyak tumbuh di halaman sekolah seluas seperempat hektar ini,” papar Murtiem.
Pohon yang ditanam para siswa sebagai kenang kenangan memiliki nilai historis dan manfaat bagi lingkungan sekolah. Meskipun demikian beberapa pohon yang tinggi dalam kondisi cuaca angin kencang dan hujan akhir akhir ini beberapa dahan harus dikurangi menghindari pohon tumbang dan menimpa bangunan sekolah.
Selain mengajak para siswa menanam di lingkungan sekolah Murtiem dan guru SMP Muhamadiyah Penengahan juga selalu mengajak siswa untuk melestarikan lingkungan dan menanam pohon di rumah masing masing.
