Generasi Muda Diharapkan Teruskan Perjuangan Lafran Pane
YOGYAKARTA – Cucu pertama Pendiri HMI, Tofani Pane, mengaku bersyukur dan berterima kasih pada pemerintah atas pemberian gelar Pahlawan Nasional yang dianugerahkan pada kakeknya, Lafran Pane. Ia berharap setiap generasi muda dapat menghargai arti kepahlawanan dengan meneruskan nilai-nilai perjuangan almarhum.
Presiden RI Joko Widodo secara resmi telah menganugerahi gelar pahlawan nasional kepada Pendiri HMI Lafran Pane pada beberapa hari lalu. Lafran Pane lahir di Sipirok, Sumatera Utara, 5 Februari 1922. Ia dikenal sebagai tokoh pergerakan pemuda dan memprakarsai pembentukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta.
“Saya berharap generasi muda dapat menghargai arti kepahlawanan. Bahwa sebenarnya banyak pahlawan ada di sekitar kita. Baik itu orang tua, guru, atau orang yang telah berjasa pada masyarakat, bangsa dan negara,” katanya saat upacara peringatan hari pahlawan di makam Lafran Pane, Karangkajen, Yogyakarta, Jumat (10/11/2017).

Bagi Tofani, Lafran Pane merupakan sosok kakek yang sederhana, disiplin, berintegritas, selalu menjaga prinsip dan peduli pada keluarga serta masyarakat. Selain aktif dalam berbagai kegiatan pergerakan kemahasiswaan dan kepemudaan, ia juga dikenal sebagai seorang pengajar atau dosen bergelar profesor.
Koordinator Presidium KAHMI DIY, Khamim Zarkasih, yang juga harir dalam upacara tersebut mengatakan Lefran Pane merupakan sosok pemikir yang melampaui zaman. Ia dikenal sebagai pakar konstitusi dan ketatanegaraan, sekaligus juga pendidik di Universitas Negeri Yogyakarta.
“HMI patut berbangga. Termasuk juga kota Jogja. Karena Jogja sebagai kota pendidikan mampu melahirkan sosok pahlawan nasional dari kalangan dunia pendidikan. Semoga generasi muda dapat mencontoh perjuangan dan kepribadian beliau. Baik itu kesederhanaan maupun komitmen beliau dalam menjunjung tinggi persatuan, dan memecahkan berbagai masalah bangsa,” katanya.

Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Ida Bagus Surya, selaku pemimpin upacara, mengatakan untuk pertama kalinya jajaran Korem 072 Pamungkas menggelar upacara peringatan hari pahlawan pada 10 November di makam Lafran Pane. Hal itu dilakukan untuk menghormati jasa dan perjuangan Lefran Pane terlebih ia baru saja mendapatkan gelar pahlawan nasional.
“Beliau memiliki peranan penting dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Selain merupakan pendidik dan tokoh pergerakan pemuda, beliau juga aktif menuliskan dan membukukan tugas-tugas presiden, berupa catatan penting dan berharga seusai masa kemerdekaan. Termasuk tugas khusus kewenangan presiden juga beliau jalankan,” katanya.