Fasilitas Memadai Dorong Remaja Penengahan Aktif Berolahraga

LAMPUNG —Fasilitas Olahraga yang makin mencukupi mendorong masyarakat Penengahan khususnya remaja melakukan aktivitas olahraga. Kegiatan seperti bersepeda, tenis meja, sepak bola,futsal, bola voli, bulu tangkis, hingga olahraga bela diri digemari kalangan remaja.

Stefan (17),salah satu siswa SMA kelas XI mengaku keberadaan fasilitas olahraga terbuka dan tertutup menjadi salah satu faktor remaja di wilayah tersebut tertarik pada bidang olahraga. Dia sendiri menjadi anggota klub bulu tangkis Rajawali Club sejak empat tahun silam.

Pada waktu senggang Stefan dan rekan-rekan sebayanya kerap berlatih bersama mempergunakan waktu senggang, terutama malam hari.

“Saat ada waktu dan sesuai jadwal anggota klub berlatih rutin pada Selasa, Kamis, Sabtu. Kami menyesuaikan kondisi tempat berlatih yang juga digunakan klub lain sehingga kita bisa berlatih di tempat lain,” terang salah satu atlet bulu tangkis klub Rajawali yang pernah membela Kecamatan Penengahan dalam ajang kompetisi badminton antar kecamatan 2015 lalu saat ditemui Cendana News di gedung serba guna Radin Intan, Kamis malam (2/11/2017).

Gedung serba guna Radin Intan menjadi salah satu dari beberapa lokasi berlatih yang digemari oleh pecinta badminton. Selain itu mereka berlatih di beberapa lokasi lain seperti lapangan badminton di desa Klaten,lapangan badminton di Desa Tetaan serta di Desa Pasuruan di ruang tertutup.

Selain para remaja, para ibu juga melakukan aktivita solahraga seperti aerobik di GSC Radin Intan. Gedung olahraga ini juga menjadi tempat bersosialisasi pecinta olahraga dan bertukar pikiran untuk kemajuan olahraga termasuk untuk penyelenggaraan iven tertentu.

“Beberapa tempat juga memiliki fasilitas olahraga indoor namun lokasinya jauh di antaranya di Bakauheni dan Kalianda sehingga kami memilih GSG Radin Intan Penengahan,” beber Stefan.

Masyarakat bisa menggunakan fasilitas yang memang disiapkan secara gratis. Menurut Joni Amsyah Kepala Desa Klaten keberadaan fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola, bola voli, bulu tangkis,tenis meja dan lain sebagainya sesuai program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Gerakan Masyarakat Sehat. Setiap desa bahkan diminta menyisihkan alokasi dana desa untuk penyiapan fasilitas olahraga.

“Sudah kita inventarisasi fasilitas olahraga apa saja yang ada di desa selanjutnya didata kebutuhan yang penting apa diantaranya meja tenis,net,bola sepak,bola voli dan itu mendapat dukungan dari pemerintah kabupaten,” terang Joni Amsyah, Jumat (3/11/2017)

Joni Amsyah merujuk pada Program Ayo Bangun Desa di mana ada program Satu Desa Satu Lapangan Olahraga. Desa diperbolehkan menggunakan dana desa. Lapangan olahraga yang masuk dalam program Ayo Bangun Desa adalah sepak bola, futsal, bulu tangkis,panjat dinding,voli.

Khusus untuk fasilitas olahraga dalam ruangan seperti GSG Radin Intan dan beberapa fasilitas olahraga lain bahkan sebagian pecinta olahraga berinisiatif membayar iuran bulanan sebagai uang kas sekaligus membantu pembayaran listrik terutama kerap aktivitas olahraga dilakukan pada malam hari menyesuaikan waktu luang.

Adanya berbagai sarana olahraga menurut Joni Amsyah bertujuan untuk meningkatkan peran masyarakat di bidang olahraga. Selain itu peningkatan sarana olahraga yang layak dan berstandar serta mengembangkan minat,bakat dan potensi olahraga di desa.

Selain itu menjadi upaya meminimalisir remaja di desa melakukan aktivitas negatif diantaranya kebut kebutan di jalan atau tindakan lain yang berimbas ke urusan hukum diantaranya minum minuman keras dan narkoba.

Ketersediaan sarana olahraga sepak bola di Desa Klaten khususnya dengan ukuran standar internasional kerap dipergunakan sebagai lokasi sekolah sepak bola (SSB) dan dipergunakan sebagai fungsi lain seperti tempat anak bermain.

Ia berharap semua pihak menjaga fasilitas olahraga baik dalam ruangan serta luar ruangan sebagai aset kecamatan dan desa yang bisa dipergunakan terus menerus.

Joni Amsyah, Kepala Desa Klaten Kecamatan Penengahan mendukung penyiapan sarana olahraga /Foto: Henk Widi.
Lihat juga...