Cuaca Ekstrem Landa DIY, Sejumlah Jalan Lumpuh
YOGYAKARTA – Cuaca ekstrem yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak beberapa hari terakhir diketahui menimbulkan dampak buruk di sejumlah wilayah. Meski belum ada laporan korban jiwa, hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah DIY secara merata sejak kemarin, menimbulkan luapan air hingga menyebabkan banjir, pohon tumbang dan longsor.
Wilayah Gunungkidul menjadi daerah terdampak cuaca ekstrem cukup parah. Sejumlah titik lokasi diketahui mengalami luapan air dan banjir antara lain daerah Pacarejo, Semanu, Karangmojo, Grogol, Palian, hingga Kemadang, Tanjungsari, menuju arah pantai Baron, Gunungkidul.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Krido Suprayitno, saat dihubungi melalui sambungan telepon menyebut tingginya volume air membuat sejumlah ruas jalan utama di Gunungkidul harus ditutup total.
“Jalan Baron ditutup total,” ujarnya kepada Cendana News, Selasa (28/11/2017).
Tak hanya banjir dan luapan air, pohon tumbang juga diketahui terjadi di sejumlah titik seperti Jalan Jogja-Wonosari Dusun Bunder. Begitu juga longsor yang diketahui juga terjadi di kawasan Patuk, arah Gunung Purba Nglanggeran.
BPBD DIY sendiri menyebut ada sebanyak 25 titik prioritas yang tersebar di 5 kabupaten/kota di DIY yang terdampak cuaca ekstrem kali ini. Jumlah tersebut dimungkinkan bertambah melihat kondisi hujan deras yang tak juga mereda hingga saat ini.
“Ada 25 titik prioritas tersebar di DIY. Personil gabungan kita terjunkan ke lapangan dengan dukungan TRC BPBD DIY dan kabupaten/kota sejak hari Senin 27 November kemarin,” ujarnya.
BPBD DIY sendiri memprediksi cuaca buruk masih akan terjadi hingga 2 hari ke depan hingga Kamis (30/11/2017). Krido pun meminta seluruh warga mewaspadai berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi. Meski begitu pihaknya belum akan menaikkan status DIY dalam kondisi darurat bencana.
“Jadi cuaca ekstrem sampai dengan hari Kamis. Belum ada kenaikan status darurat bencana. Kita masih menunggu situasi dan kondisi sampai hari Kamis besok,” tutupnya.