DPRD Balikpapan Desak Provinsi Bangun SMKN 7
BALIKPAPAN — Untuk menuntaskan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 di wilayah Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, DPRD Balikpapan minta kepada Pemerintah Provinsi dan DPRD untuk segera merealisasikan. Mengingat adanya peralihan kewenangan pendidikan tingkat SMA/SMK ke pemprov.
Dalam perencanaan pembangunan SMK Negeri 7 itu, Pemerintah Kota Balikpapan telah mempersiapkan lahan untuk pembangunan gedungnya, termasuk Detail Engginering Design(DED).
“Sudah dua kali ke provinsi agar pembangunan sekolah diselesaikan. Tolong dialokasikan mudah-mudahan tahun depan sudah ada alokasi dana pembangunan karena lahan sudah siap,” ucap Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Syarifuddin Odang, Kamis (16/11/2017).
Menurutnya, pada APBD 2018 bidang pendidikan masih perioritas, kesehatan dan juga infrastruktur untuk penanganan banjir. Hanya saja untuk pembangunan fisik sekolah tingkat atas menjadi kewenagan di provinsi dan pusat.
“Minimalkan pendidikan 20 persen. Itu selalu kita ingatkan. Juga tidak kalah soal kesehatan anggaran itu di atas 10 persen,” sebutnya.
Untuk itu, pihaknya mendorong agar wakil rakyat dapil Balikpapan yang duduk di DPRD provinsi termasuk perwakilan DPR RI dari Kaltim dapat mendesak agar terealisasi terutama dana bantuan dari provinsi maupun pemerintah pusat.
“Agar ada dana pendampingan atau bantuan dari pusat untuk pembangunan sekolah ini. Lumayan banyak biaya makanya kita dorong itu,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhaimin menjelaskan anggaran pembangunan SMK 7 di wilayah Balikpapan Barat itu berkisar Rp75 miliar. Jumlah itu terdiri dari DED hingga realisasi pembangunan.
“Itu estimasi keseluruhan bangunan tapi bergantung provinsi mau kasih bertahap,” terangnya.
Disebutkannya, Pemerintah Kota Balikpapan mempersiapkan mulai dari DED, penetapan lahan, penentuan lokasi dan pengadaan tanah. Sedangkan pembangunan pemerintah Provinsi Kaltim.