Seorang Wanita Pribumi Maju Calon Independen Pilpres Meksiko

MEXICO CITY – Seorang wanita pribumi yang didukung gerakan pemberontak Zapatista di Meksiko mendaftarkan diri menjadi calon independen dalam pemilihan presiden tahun depan, Sabtu (7/10/2017).

Adalah Maria de Jesus Patricio Martinez yang dikenal sebagai juru bicara Kongres Pribumi Nasional, sayap politik Tentara Pembebasan Nasional Zapatista (EZLIN), direstui menjadi calon presiden tahun 2018 dari gerakan tersebut.

Patricio Martinez mendaftar di Institut Pemilihan Nasional (INE). Dan untuk langkah yang dilakukan Patricio berjanji tak akan menerima dana dari pemerintah untuk membiayai kampanye.

Menjelang pemiliha presiden tahun depan, partai-partai politik utama Meksiko telah berusaha memperoleh dukungan dalam beberapa tahun belakangan. Survei-survei pemilih menunjukkan semua calon presiden berupaya meraih dukungan dengan menarget memperoleh sepertiga suara pemilih.

Dalam sebagian besar jajak pendapat, mantan walikota Mexico City Andres Manuel Lopez Obrador, merupakan calon terkuat. Lopez Obrador, yang berhaluan kiri pernah dua kali memperoleh posisi kedua dalam pemilihan presiden.

Partai Revolusioner Institusional (PRI) yang berkuasa dan berhaluan tengah masih harus mengajukan calonnya. Presiden Enrique Pena Nieto yang memimpin partai tersebut sesuai undang-undang dilarang mencalonkan lagi karena sudah dua kali menjabat.

Kondisi tersebut mendorong kemunculan para calon independen dan beberapa kali sudah ada yang mendaftarkan diri. Namun tercatat ada tiga calon independen gagal memenuhi persyaratan. (Ant)

Lihat juga...