Peternakan Kelinci di Ponorogo Punya Peluang Berkembang

PONOROGO — Peternak kelinci, Modo Prayitno (48 tahun) menerangkan saat ini kebutuhan pasokan daging kelinci di wilayah Ponorogo masih kurang. Pasalnya, jumlah peternak kelinci di Ponorogo bisa dihitung dengan jari. Itu artinya usaha peternakan kelinci di Ponorogo masih bisa berkembang.

“Padahal kuliner berbahan dasar daging kelinci juga banyak di Ponorogo, sayang pemanfaatan peluang ini belum maksimal,” jelasnya saat ditemui Cendana News, Senin (2/10/2017).

Menurut warga Desa Padas, Kecamatan Bungkal ini, permintaan daging kelinci lumayan banyak. Dalam satu minggu, Modo harus mengirim 30 kilogram daging kelinci. Untuk satu kilogram daging kelinci terjual Rp25 ribu.

“Satu bulan bisa jual 15-20 ekor,” tuturnya.

Satu kelinci bisa diambil dagingnya ketika sudah berusia empat bulan. Satu kelinci beranak 5-6 untuk lokal dan 7-8 untuk yang kelinci hias.

“Selain jual daging kelinci, saya juga jual kelinci hias,” cakapnya.

Tidak hanya memasok di kota Ponorogo saja, Modo bersama 100 peternak kelinci lainnya juga mengirim daging ke beberapa kota lain seperti Tulungagung, Pacitan, Sidoarjo, Pasuruan dan yang paling sering Magetan.

“Biasanya diolah jadi sate kelinci, krengsengan kelinci,” ujarnya.

Modo sendiri didapuk menjadi Ketua Paguyuban Peternak Kelinci Ponorogo. Awalnya ia memelihara tiga ekor kelinci jenis Bligon yang diambil dagingngnya. Lambat laun semakin banyak jumlah kelincinya mencapai 60-70 ekor.

“Akhirnya saya jual ada anakannya ada yang dijual dagingnya,” tukasnya.

Saat ini Modo memiliki beberapa jenis kelinci mulai dari NZ, polish, rex, ND, anggora dan american sable yang dijual untuk kelinci hias. Sedangkan untuk daging, Modo memelihara kelinci jenis Bligon.

“Khusus untuk kelinci hias, bisa Rp100-200 ribu per ekor,” tandasnya.

Usaha ternak kelinci bagi Modo harus telaten, salah memberi pakan bisa menyebabkan kelinci sakit. “Kendala diawal saat pembiakan, hampir separuh anakan mati,” terangnya. Saat ini Modo memiliki 50 kandang kelinci.

Ia berharap bisa memenuhi kebutuhan kelinci di Ponorogo. “Saya berharap bisa membuat kampung kelinci di Ponorogo untuk mencukupi kebutuhan daging kelinci di Ponorogo,” pungkasnya.

Lihat juga...