Pertumbuhan Luas Kebun Kelapa Sawit di Kaltim 7,7 Persen
BALIKPAPAN — Sejak lima tahun terakhir pertumbuhan luas tanam perkebunan kelapa sawit Provinsi Kalimantan Timur mencapai 7,7 persen, di mana kini luas area tanam kelapa sawit seluas 1,150 juta hektare. Perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Timur salah satu sektor yang mendorong perekonomian di Kalimantan Timur, selain sektor unggulan tambang batu bara.
Hal ini dungkapkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur Ujang Rachmad. Setiap tahun luas tanam perkebunan kelapa sawit bertambah, dan pastinya akan menjadi sektor unggulan Kaltim.
“Pertumbuhan kelapa sawit kalau kita lihat 5 tahun ke belakang dengan hitungan kumulatif sebesar 7,7 persen pertambahan luasnya. Luas tanamnya itu sekitar 1,150 juta hektare,” terangnya Senin, (16/10/2017).
Menurutnya, luas perkebunan di Kaltim seluas 1,3 juta hektare dan 88 persennya ditanami kelapa sawit. Dari jumlah itu, 26 persen merupakan perkebunan kelapa sawit milik rakyat atau kebun rakyat.
Dengan luasan perkebunan sawit tersebut 400 ribu penduduk di Kaltim bergerak di kelapa sawit. “Artinya 33 persen penduduk di Kaltim menanam sawit, itu belum bersama isterinya ditambah keluarganya. Perkebunan kelapa sawit mampu menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran dan mengurangi angka kemiskinan,” papar pria yang akrab disapa Ujang.
Dia menjelaskan perkebunan kelapa sawit ditanam pada lahan yang terkena degradasi atau lahan kritis yang ada di Kaltim.
“Jangan melihat kebun itu sebagai ancaman untuk lingkungan. Tapi kita menanam di atas lahan yang telah degradasi,” pungkasnya.
Dari luas perkebunan sawit di Kaltim ada sekitar 22 perusahaan yang telah memiliki sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), sedangkan sisanya 54 dalam proses pengajuan.
Ujang menambahkan pemerintah provinsi sendiri sendiri menargetkan luasan areal dan produksi kelapa sawit tahun 2018 nanti dapat mencapai 1,6 juta hektare pada tahun depan, dengan produksi mencapai 18 juta ton TBS.
“Targetnya 1,6 juta hektare bisa terealisasi. Potensi perkebunan lainnya juga digali untuk mendorong perekonomian di Kaltim. Karena sektor perkebunan juga memiliki angka yang besar untuk menyumbang pdrb,” tutupnya.