Kerja Sama Pusdikzi-Polresta, Bentuk Nyata Soliditas TNI-Polri
BOGOR — Menumbuhkan kesadaran keamanan berkendara pada prajurit, Pusat Pendidikan Zeni TNI-AD menjalin kerja sama dengan Kepolisian Resort Kota Bogor mensosialisasikan Safety Riding dan pembuatan SIM kolektif, di Aula Sudirman Pada Kamis (19/10/2017) siang.
“Kegiatan ini merupakan satu bentuk kerjasama dan komunikasi yang cukup baik antara TNI-Polri,” sebut Pelaksana Harian Komandan Pusdikzi, Letkol (Czi) Didik Marhaedi dalam sambutannya di Aula Sudirman Pusdikzi, Bogor, Jawa Barat.
Ia menekankan, peraturan yang telah ditetapkan tidak hanya sekedar menjadi kewajiban. Lebih dari itu harus tumbuh kesadaran bahwa keamanan berkendara merupakan sebuah kebutuhan demi keamanan diri sendiri dan orang lain.
Hal senada juga disebutkan Kasubdep Bina Konstruksi Departemen Konstruksi Bangunan, Mayor (Czi) Novi Kurniawan, kegiatan kerjasama ini merupakan pertama kali diadakan di kota Bogor.
“Tentu hal ini positif dan perlu untuk diteruskan nantinya,” ujarnya.
Selain itu, dengan kegiatan tersebut, Pusdikzi sebagai lembaga pendidikan militer dapat memberikan contoh pada satuan-satuan militer di seluruh Indonesia bahwa anggota Pusdikzi juga taat hukum berlalu lintas
“Kami membentuk prajurit-prajurit handal yang juga taat peraturan” jelas pria yang pernah bertugas di Detasemen Zeni Tempur 11, Merauke.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengamanan dan Operasi (KASIPAMOPS) Pusdikzi, Mayor (Czi) Vipbrian menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberi gambaran berlalulintas di jalan raya dengan baik dan benar.
Lebih lanjut lagi Vipbrian mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman kepada organik Pusdikzi mengenai berkendara dengan aman.
Tidak hanya itu, tambah Vipbrian, kegiatan ini dilakukan untuk menjalin hubungan baik, mengingat banyak kasus-kasus perkelahian yang melibatkan TNI-Polri. Dengan kegiatan pihaknya juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI dan Polri masih solid.
“Hal terpenting, kami ingin menunjukkan bahwa kami, TNI menjunjung tinggi peraturan yang berlaku,” ujar pria yang pernah bertugas di Detasemen Zeni Tempur 1/DA KODAM Iskandar Muda.
Dengan adanya kegiatan ini, Vipbrian berharap agar personel TNI pada umumnya, dan Pusdikzi pada khususnya dapat lebih patuh pada peraturan yang ada.
“Kami tentara, yang juga warga negara Indonesia yang terikat oleh hak-hak dan kewajiban yang telah diatur” jelasnya.

Setelah sosialisasi, dilanjutkan pembuatan SIM bagi anggota TNI dan PNS Pusdikzi. Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 195 Organik Pusdikzi tersebut, hadir sebagai pembicara AKP Silvi yang menjabat Wakasatlantas Polresta Bogor. Adapun materi yang disampaikan mengenai berkendara dengan aman dan UU Lalu Lintas.