IAD Gelar IVA Test dan Sadanis Bagi Wanita Gianyar
DENPASAR — Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Gianyar menggelar tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test), Krayo Terapi, Sadanis dan Mamografi dalam rangka mewujudkan wanita Indonesia bebas kanker serviks dan payudara di Kejaksaan Negeri Gianyar, Kamis (19/10/2017).
Ketua IAD Daerah Kabupaten Gianyar, Ny.Puteri Bayu A. Arianto mengatakan, kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian dan kepekaan terhadap banyaknya kasus kanker serviks dan kanker payudara yang menyerang wanita Indonesia.
“Melihat di Kabupaten Gianyar juga terdapat pasien terkena kanker serviks dan payudara, untuk itulah kami melaksanakan kegiatan bakti sosial ini dengan tujuan membantu masyarakat khususnya wanita usia dewasa untuk mendeteksi secara dini dan pencegahan,” ujar Ny.Puteri Bayu A. Arianto.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Jaya Kesuma menyampaikan, selain melaksanakan penindakan pihaknya juga ingin melayani masyarakat melalui program-program kemasyarakatan.
Ia juga berharap bahwa dari wanita sehat akan lahir generasi muda yang sehat sehingga negara akan menjadi kuat.
Sementara itu, Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Barata menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk memberikan penyuluhan kanker, melakukan deteksi dini dan melayani kesehatan dengan sebaik-baiknya serta memberikan vaksin HPV .
“Sebagai bentuk kepedulian pemerintah Gianyar kepada masyarakat kami instruksikan kepada dinas kesehatan Gianyar untuk memberikan pengetahuan tentang kanker melalui penyuluhan serta pemberian vaksin”. Ujar Anak Agung Gede Agung Barata.
Seperti yang diketahui, menurut medis pemyebab Kanker serviks disebabkan oleh virus human papilloma, yang salah satunya disebabkan oleh nikah terlalu muda, berhubungan seksual pertama pada usia muda, ganti-ganti pasangan, inveksi menular pasangan dan merokok. Gejala kanker serviks diawali dengan keputihan, pendarahan dan pemeriksaan dokter terdapat lesi atau tampak mulut rahim yang tidak normal.
Untuk menghindari terjangkit kanker sebaiknya dilakukan pencegahan primer dengan menghindari faktor penyebab penularan virus dan melakukan vaksin, serta pencegahan sekunder dengan deteksi dini/penapisan seperti pap smear, kolposkopi, pemeriksaan rutin.
Acara tersebut diikuti 800-an orang dari 26 desa di Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh, pegawai Kejaksaan Negeri Gianyar, pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar, dan masyarakat umum.