Kalimantan Selatan Gencarkan Kelompok Sadar Wisata
BANJARMASIN — Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah mengatakan, pihaknya terus menggencarkan pembentukan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di desa-desa yang punya potensi.
Heriansyah menuturkan, saat ini Kalsel baru punya tiga desa wisata, yakni di Loksado, Angsana, dan Tanah Laut. Direncanakan, setiap kabupaten/kota di Kalsel membentuk minimal 10 Pokdarwis untuk memicu kesadaran warga atas potensi desa wisata.
“Sebelum ada desa wisata, harus ada Pokdarwis dulu. Tahun ini, Kota Banjarmasin akan melantik 20 dan Kabupaten Tapin melantik 12 Pokdawis,” ujar Heriansyah saat berkonsultasi dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah, Rabu (18/10/2017).
Disebutkan, langkah tersebut diambil untuk mengoptimalkan potensi wisata Kalsel karena tak ingin bergantung ekspor komoditas batubara dan minyak sawit.
“Pariwisata salah satu penyumbang Pendapatan Asli Kabupaten/Kota. Kalau provinsi sifatnya stimulus PDRB,” Heriansyah berujar.
Selain itu, ia terus memacu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas agar pariwisata di Kalsel semakin bergeliat. Herianysah sudah menggandeng para blogger untuk memviralkan bahwa potensi wisata Kalsel sangat layak dikunjungi. Sebab, dia menilai promosi lewat media sosial lumayan ampuh menarik minat turis ke lokasi wisata.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Prambudi, optimis Kalimantan Selatan sanggup mengoptimalkan destinasi pariwisata karena ada kesamaan potensi dengan Jawa Tengah. Di Jateng, ia mencontohkan, kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata sudah tumbuh dari hal-hal kecil.
“Orang berselfie dengan latar belakang alam sudah jadi daya tarik wisata. Ini bisa dikembangkan. Saya yakin Kalsel bisa mengembangkan pariwisata,” kata Prambudi.