Hotel Penuh Terpesan Menjelang Pemakaman Raja Bhumibol

BANGKOK – Hotel di kota tua di Bangkok ramai dipesan untuk penggunaan mingg depan. Agenda pemakaman mewah Raja Bhumibol Adulyadej menjadi pemicu peningkatan reservasi  tersebut.

Kota tua di Bangkok selama ini menjadi wilayah yang sangat disukai wisatawan backpacker asing. “Hotel di rumah bagi wilayah peransel, yang disukai wisatawan mancanegara, ramai dipesan saat Thailand menyiapkan pemakaman mewah Raja Bhumibol Adulyadej pada minggu depan,” ketua Perhimpunan Hotel Thailand Supawan Tanomkieatipume, Senin (16/10/2017).

Minggu depan, prosesi pemakaman Raja Bhumibol, yang meninggal pada 13 Oktober tahun lalu, akan berlangsung selama lima hari. Dengan sebagian besar acara berpusat di Istana Agung dan Sanam Luang, lapangan di kawasan bersejarah tersebut.

Sekitar 250 ribu pelayat diperkirakan menghadiri pemakaman tersebut, yang akan menampilkan paviliun berujung emas, yang dibuat khusus untuk acara tersebut. Pada 26 Oktober, hari perabuan, dinyatakan sebagai hari libur nasional.

“Banyak orang Thailand, yang ingin menghadiri perabuan itu, merasa akan lebih mudah menghadiri acara tersebut dengan tinggal di dekatnya. Jadi, sebagian besar hotel telah dipesan,” kata Supawan Tanomkieatipume.

Keberadaan kamar kosong tiga hotel di jalan Khao San, jalan utama daerah peransel di Banglamphu, sudah tidak ditemukan lagi untuk minggu depan. “Kamar kami telah penuh dipesan selama kremasi kerajaan,” ujar agen layanan tamu di Ibis Styles Bangkok Khaosan Viengtai, bagian dari grup hotel Prancis Accor Preechaya Amngeun, (23).

Dari register pemesanan yang tercatat, sekitar 80 persen tamu yang melakukan pemesanan adalah orang Thailand. “Turis asing sekira 20 persen,” tambahnya.

Pariwisata Thailand, yang menyumbang 12 persen pada produk domestik bruto, menjadi titik terang bagi perekonomian negara itu. Sejak kudeta 2014, Thailand telah melewati gejolak politik dan bencana alam besar dalam beberapa dasawarsa belakangan. (Ant)

Lihat juga...