Gulat Menolak Permintaan Pengurangan Nomor di Asian Games

JAKARTA – Persatuan Gulat Seluruh Indonesia menolak permintaan pengurangan nomor pertandingan dalam Asian Games 2018. Kebijakan tersebut berdsarkan kesepakatan dengan federasi gulat Asia untuk menggelar 18 nomor pertandingan.

Ketua Umum Pengurus Pusat PGSI Ramidin Saragih menyebut, pihaknya mengikuti ketentuan federasi Asia. “Gulat adalah cabang olahraga Olimpiade. Bagaimana pun kami akan mempertahankan nomor pertandingan dalam Asian Games karena sudah menjadi ketentuan dengan federasi Asia,” kata Ramidin selepas pembukaan kejuaraan uji coba cabang gulat Asian Games di GOR Ciracas Jakarta Timur, Selasa (24/10/2017).

Ramidin mengatakan permintaan pengurangan nomor pertandingan gulat itu muncul dalam rapat koordinasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dengan pengurus cabang-cabang olahraga di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Ramidin justru meminta pengurangan nomor pertandingan sebaiknya dari cabang-cabang olahraga non-Olimpiade. “Semula kami diminta untuk mengurangi dua nomor pertandingan dan diberikan kepada cabang olahraga lain yang lebih berpotensi medali bagi Indonesia,” kata Ramidin.

Dalam kejuaraan uji coba Asian Games ke-18 berjudul Kejuaraan Gulat Senior Indonesia itu PGSI menggelar 18 nomor pertandingan. Yaitu kelas FS 57, 65 kg/FW 48, 53 kg, FS 74, FS 86, FS 97, 125 kg/FW 58 kg, FW 57, 65 kg/FW 48, 53 kg, FW 63, FW 69, 75 kg/GR 59, 75 kg, GR 66, GR 85, GR 96, dan 130 kg.

Kejuaraan Gulat Senior Indonesia itu diikuti 221 atlet gulat putra dan putri dari 19 provinsi di Indonesia. Tercatat kejuaraan kali ini juga diikuti atlet dari luar negeri yakni perwakilan atlet dari Thailand.

Sebelumnya, KONI memproyeksikan pergeseran 12 nomor pertandingan yang dapat memberikan peluang bagi kontingen Merah-Putih dalam Asian Games 2018. Wakil I Ketua Umum KONI Pusat Suwarno mengatakan cabang tinju bersedia melepaskan tiga nomor pertandingan, sedangkan cabang balap sepeda telah melepas dua nomor disiplin sepeda BMX.

Suwarno mengatakan keputusan pergeseran nomor pertandingan Asian Games dari total 462 nomor pertandingan harus mendapatkan persetujuan masing-masing federasi internasional cabang olahraga dan Dewan Olimpiade Asia (OCA). “Namun, OCA berharap nomor-nomor pertandingan pada cabang olahraga atletik dan akuatik tidak diubah,” ujar Suwarno. (Ant)

Lihat juga...