492 Anak TKI Gelar Jambore Pramuka di Lahad Datu
LAHAD DATU — Sebanyak 492 anak warga negara Indonesia atau tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Negeri Sabah mengikuti Jambore Pramuka di Lahad Datu, Malaysia, selama empat hari.
Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Malaysia, Akhmad DH Irfan di Lahad Datu melalui pesan tertulisnya, Selasa (3/10/2017) menyatakan, perkemahan Pramuka dipusatkan di Bumi Perkemahan Taliwes River Lahad Datu sejak Jumat (29/9).
Peserta berasal dari Pramuka Penggalang dari anak-anak TKI yang menempuh pendidikan dari 41 community Learning Center (CLC) tingkat SMP seluruh Negeri Sabah.
Akhmad DH Irfan mengemukakan, Jambore Pramuka bagi anak-anak TKI menjadi ajang silaturrahim dan mempererat tali persaudaraan serta soliditas anak-anak Indonesia di perantauan.
Pada jambore ini, anak-anak Indonesia diberikan pemahaman dan pengetahuan khusus mengenali lingkungan sekitarnya, keterampilan, ketangkasan dan kemampuan belajar mandiri.
“Pelaksanaan Jambore Pramuka ini bertujuan memberikan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan serta mengasah kemampuan hidup mandiri bagi anak-anak TKI,” ujar dia.
Ia juga menilai bahwa Jambore Pramuka menjadi ajang rekreatif, meningkatkan pengalaman, wawasan kebangsaan dan pembentukan karakter.
Jambore Pramuka yang ke-4 kalinya dilaksanakan ini bertemakan “Lets be skilled, agile and educated scout” diisi sejumlah kegiatan seperti lomba seni, bela diri, jurnalistik, pembelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi serta keagamaan.
“Melalui jambore pramuka ini kita inginkan anak-anak TKI bisa mandiri, tangkas, cerdas dan berkarakter,” harap Konsul Jenderal RI KOta Kinabalu ini selaku Ketua Mabigus Pramuka Indonesia Gugus 001-002 Kota Kinabalu.[Ant]