2018, Seluruh Desa di Kaltimra Teraliri Listrik

BALIKPAPAN – Upaya Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pengaliran listrik ke desa-desa di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus dilakukan. Ditargetkan tahun 2018, PLN akan akan menerangi 115 desa yang terdiri untuk wilayah Kaltim sebanyak 43 desa dan Kaltara sebanyak 72 desa sehingga 100 persen seluruh desa sudah menikmati aliran listrik.

Tercatat sepanjang tahun 2017, PLN Kaltimra telah menerangi hingga ke desa-desa sebanyak 78 desa. Jumlah itu terbagi yaitu Kaltim sebanyak 38 desa dan Kaltara sebanyak 40 desa. Adapun jumlah desa telah teraliri listrik sebanyak 1.514 desa.

“Diharapkan 2018 wilayah Kaltimra 100 persen berlistrik baik itu di pedalaman dan perbatasan Kaltim. Kami akan menambah 43 desa dapat teraliri listrik untuk Kaltim dan 72 desa wilayah Kaltara,” jelas General Manajer PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam, Senin (30/10/2017).

Tidak hanya berupaya mengaliri listrik ke desa-desa, pihaknya mengatakan juga melakukan pembangunan jaringan transmisi dengan menambah jaringan transmisi sepanjang 254 kilometer sirkuit di tahun 2017. Pembangunan gardu induk di 2017 ini tercapai 470 KVA sedangkan pembangkit yang diselesaikan 2017 sebanyak 30 MW.

“Sampai dengan tahun 2022 kami akan memperbaiki pembangkit dengan kapasitas total 1.108,5 MW, tambahan tranmisi 1.694 kilometer sirkuit, dan gardu induk kapasitas 1500 KVA untuk Kaltim. Untuk Kaltara tambahan 870 kilometer sirkuit,” paparnya dalam peringatan HUT PLN.

Karena itu, diperlukan dukungan stake holder dalam rangka menyukseskan pembangunan transmisi gardu induk. “Jadi masyarakat, pengusaha tidak perlu khawatir. Masyarakat yang ingin sambung listrik, tambah daya dan investor yang ingin berivestasi di Kaltim tidak usah khawatir karena capaian surplus kami pada 2018-2019. Mencapai angka 275 MW dan reserve margin 81,5 persen,” tukas Riza.

Selain itu, Riza menyebutkan, rasio elektrifikasi di wilayah Kaltim telah mencapai 99 persen dan wilayah Kaltara 87,80 persen. “Rasio elektrifikasi akan kami tuntaskan pada 2021. Untuk Kota Balikpapan rasio elektrifikasi sudah mencapai 100 persen,” imbuhnya.

Dia berharap dengan upaya yang dilakukan dalam pembangunan transmisi dan gardu dapat meningkatkan pelayanan pengadaan energi listrik untuk masyarakat.

“Harapannya semua bisa teraliri listrik dan pelayanan pengadaan energi listrik untuk menerangi selalu bisa disediakan. Masyarakat tak perlu khawatir lagi karena listrik dipakai untuk kenyamanan kita semua,” pungkasnya.

General Manajer PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam bersama Wali Kota Balikpapan meresmikan Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) di Balikpapan. Foto: Ferry Cahyanti
Lihat juga...