Warga Belawan Sumut Janji Bongkar Bangunan di Rel

MEDAN — Sebanyak 134 dari 148 kepala keluarga di sekitar lintasan rel kereta api Medan-Belawan Kilometer 21+200-21+564 sudah menyatakan kesediaan membongkar bangunannya sendiri usai diaktifkannya kembali jalur itu.

“Manajemen PT Kereta Api Indonesia sedang melakukan sosialisasi akan diaktifkannya secara maksimal jalur kereta api Medan-Belawan,” ujar Manager Humas PT KAI Divre 1 Sumut M Ilud Siregar, di Medan, Sabtu (2/9/2017).

Setelah lama tidak aktif, kereta api penumpang Medan-Belawan itu akan diaktifkan kembali.

Pengaktifkan kembali kereta api Medan-Belawan itu, ujar Ilud, membuat jalur lintas di kawasan di Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan harus ditertibkan kembali.

Sesuai Undang Undang NO. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian menyatakan bahwa ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan daerah yang tertutup untuk umum.

“Pengaktifan kembali kereta api angkutan penumpang itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan transportasi yang lebih aman dan bisa mengurangi kemacatan lalu lintas,” katanya.

Manajemen KAI sendiri, ujar Ilud, sudah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan layanan angkutan kereta api di Sumut.

PT KAI sudah mendatangkan tujuh lokomotif yang akan digunakan bagi kereta api angkutan penumpang dan barang.

Dia menegaskan, pada jalur Medan-Belawan itu, potensi angkutan barang dan penumpang sama-sama memiliki potensi yang besar.[Ant]

Lihat juga...