TNI Beri Pemahaman Kebangsaan pada Puluhan Pelajar di Solo

SOLO — Indonesia yang terus dikoyak dengan berbagai isu perpecahan bangsa, membuat Kodim 0735/ Surakarta (Solo), menggencarkan sosialisasi kebangsaan kepada generasi mendatang.  Seperti halnya yang dilakukan kepada siswa di SMK Negeri 5 Solo. 

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/ Surakarta, Mayor Infantri Suratman, turun tangan memberikan pemahaman akan pentingnya wawasan kebangsaan bagi generasi penerus bangsa tersebut. Tidak hanya sebagai pemahaman, wawasan kebangsaan harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Indonesia  memiliki Sumber Daya Alam  yang sangat luar biasa, sehingga menjadi incaran negera-negara lain. Sebagai penerus bangsa kita harus menyiapkan diri untuk menghadapinya. Yakni mempersiapkan segala sesuatunya untuk melindungi dan menjaga NKRI, agar tidak pecah belah,” kata Mayor Inf. Suratman, usai kegiatan yang digelar di Aula SMKN 5 Surakarta, Senin (25/9/2017).

Menurut Kasdim,  Wawasan Kebangsaan merupakan cara memandang dan kemampuan untuk memahami keberadaan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Yakni dengan terus mengamalkan ideologi bangsa, baik Pancasila maupun Sumpah Pemuda. Keduanya merupakan pemersatu bangsa serta sikap patriotisme yang menentukan nasib bangsa ke depan.

“Anak-anak sekolah merupakan generasi penerus bangsa yang nantinya akan memimpin dan meneruskan cita-cita luhur bangsa ini. Kita juga harus peka terhadap lingkungan tempat tinggal kita, karena semua itu adalah salah satu upaya deteksi dini terhadap keamanan wilayah NKRI,” tekannya.

Kasdim juga menyampaikan, dengan memahami wawasan kebangsaan, dapat menumbuhkan dan menguatkan jiwa nasionalisme bangsa. Wawasan kebangsaan  yang berpegang teguh dengan ideologi juga sebagai landasan dasar dalam melaksanakan pembangunan yang berlandaskan moral dan etika berbangsa dan bernegara.

“Wawasan kebangsaan merupakan hal yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia. Dalam kenyataannya, konsep kebangsaan itu telah dijadikan dasar negara dan ideologi nasional yang terumus dalam Pancasila,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Sekolah SMKN 5 Surakarta, Edy Haryana, menambahkan, melalui wawasan kebangsaan yang dilakukan TNI di lingkungan sekolah, dapat menjadi tranformasi ilmu untuk membentuk karakter generasi bangsa yang dapat diandalkan. Pihak sekolah turut mendukung penuh upaya-upaya menanamkan kembali sikap nasionalisme dan patriotisme melalui dunia pendidikan.

“Generasi mendatang harus dibekali dengan wawasan kebangsaan, karena sebagai generasi penerus bangsa. Jangan sampai nilai-nilai luhur bangsa Indonesia hilang karena tergerus budaya asing. Cinta terhadap negara dan bangga menjadi Indonesia merupakan modal dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” tandasnya.

Lihat juga...