Tingkatkan Kemanunggalan, Divisi Infanteri Dua Kostrad Adakan Lomba Mancing
MALANG — Meningkatkan kemanunggalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama dengan rakyat, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-72 dan HUT Tentara Nasional Indonesia yang akan jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang, Divisi Infanteri 2 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) mengadakan lomba Mancing ikan Gurami.
Ketua penyelenggara, Kolonel Yana Susana mengatakan, acara lomba mancing tersebut sudah direncanakan sejak lama dan terlaksana atas kerjasama Divisi dua Kostrad dengan komunitas Mancing Mania Malang Raya (M3R).
“Tujuan dari digelarnya lomba mancing ini adalah selain untuk memeriahkan HUT RI ke-72, tapi yang paling utama adalah agar TNI bisa lebih dekat dengan rakyat sehingga kemanunggalan TNI bersama dengan rakyat bisa tetap terjaga,” jelasnya kepada Cendana News di lokasi lomba, kolam pemancingan Vicadha, Sabtu (2/9/2017).
“Alhamdulillah pesertanya cukup banyak yakni 224 orang. Dari anggota TNI sendiri kurang lebih ada 100 orang peserta dan sisanya dari masyarakat umum,” sambungnya.
Menurutnya, lomba mancing seperti ini bukan kali pertama diadakan oleh Divisi dua Kostra. Mereka sudah kerap kali menggelar lomba mancing terutama pada saat hari-hari besar.
“Harapannya melalui lomba mancing ini bisa menjadi salah satu sarana untuk mensinergikan semua komponen bangsa karena jika dilihat dari antusias peserta, kebanyakan masyarakat kgususnya di Malang rata-rata suka memancing,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kolonel Yana menyampaikan, selain melalui lomba memancing, untuk tetap menjaga kemanunggalan TNI dengan masyarakat, pada tanggal 25 Agustus yang lalu pihaknya bekerjasama dengan salah satu bank juga telah melaksanakan bedah rumah tidak layak huni di desa Tambaksari.
“Di daerah tersebut ada 15 rumah tidak layak huni yang kita bedah,” ungkapnya.
Sementara itu, sekretaris M3R Tohari menyebutkan kriteria pemenang dari lomba mancing kali ini adalah mereka yang berhasil memancing ikan yang paling berat bobotnya. Jadi bukan berdasarkan jumlah banyak ikan yang dipancing.
“Nanti dari sekian banyak ikan yang ditangkap oleh para peserta, kita timbang dan diambil bobot ikan yang paling berat untuk dijadikan sebagai juaranya,” terangnya.
Ada lebih dari seribu ekor ikan Gurami yang dilepaskan untuk dipancing. Untuk dapat mengikuti lomba, setiap peserta dikenakan biaya 250 ribu rupiah. Dimana dari biaya pendaftaran tersebut dialokasikan untuk berbagai jenis hadiah.
“Ada 10 hadiah utama diantaranya sepedah motor, TV LED, mesin cuci, kulkas, kompor gas, setrika, dispenser dan berbagai hadiah doorprice,” ujarnya.
Selain mendapatkan hadiah, juara 1,2 dan 3 juga akan mendapatkan Piala Panglima Divisi Invanteri 2 Kostrad.
“Kami dari M3R sangat berterimakasih kepada Divisi Invanteri 2 Kostrad karena telah diajak bekerjasama dalam kegiatan lomba ini untuk memperingati HUT RI ke-72. Kedepan, kami berharap kerjasama ini bisa terus berlanjut,” pungkasnya.