Camilan Berbahan Ubi Jalar Hiasi Tradisi Berkunjung di Lampung Selatan
LAMPUNG — Di Desa Gandri Kecamatan Penengahan, ada beberapa panganan yang menjadi “penyambut” tamu saat tradisi berkunjung di Hari Raya Kurban, salah satunya berbahan dasar ubi jalar.
Hartini, warga Gandri menyebutkan, ada beberapa varian yang dibuat dengan berbahan dasar ubi jalar, di antaranya kue bolu, keripik, tusuk gigi. Untuk bolu ubi jalar dibuat dengan proses pengolahan ubi jalar ungu yang sudah direbus. Selanjutnya dilumat menggunakan blender dan dicampur dengan bahan bahan lain di antaranya terigu, gula, mentega, telur, pengembang serta bahan lain yang dikocok menggunakan mesin mixer selanjutnya dioven menggunakan loyang.

Setelah proses pembuatan selesai, roti dipotong kecil kecil untuk disajikan kepada para tamu dan kerabat sebagai menu sajian lebaran haji.
Sementara untuk pembuatan kue tusuk gigi yang juga dari ubi jalar ungu dibuat dengan menggunakan campuran terigu, telur, margarin, daun seledri, bumbu halus dari bawang merah dan garam.
Semua bahan yang sudah diadoni dengan tambahan ubi jalar yang sudah direbus selanjutnya dibentuk menjadi pipih lalu dicetak menjadi stik stik kecil yang dikenal dengan tusuk gigi dalam ukuran kecil. Ciri khas warna ungu pada tusuk gigi ubi jalar terlihat sangat khas setelah digoreng dan siap disajikan dan menjadi menu untuk para tamu.
Lastri, salah satu kerabat yang berkunjung ke rumah Hartini dalam suasana hari raya Idul Adha mengaku baru pertama kali menikmati sajian khas berbahan ubi jalar di antaranya bolu ubi jalar, keripik serta tusuk gigi ubi jalar.
