Sri Mulyani: Sistem Jaminan Sosial Nasional Perlu Perbaikan Bertahap

JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Indonesia sebenarnya telah lama memiliki Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Namun menurut penilaian Sri Mulyani SJSN tersebut ternyata masih banyak kelemahan, sehingga ke depannya masih memerlukan perbaikan secara bertahap.

Jaminan sosial sepertiga yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 tersebut masing-masing terdiri dari jaminan kesehatan maupun jaminan ketenagakerjaan. Pemerintah sebagai penyelenggara negara dituntut harus mampu menjalankan program SJSN dengan baik sehingga manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa, tentu tidak gampang mengelola SJSN dengan baik dan optimal. Dibutuhkan sinergi yang baik antara pemerintah dengan kementerian atau lembaga terkait lainnya, sehingga ke depannya mampu memperbaiki dan menyempurnakan serta meningkatkan pelaksanaan jaminan sosialis masyarakat.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa untuk mencapai target pengelolaan SJSN yang baik dan efisien tentu memerlukan waktu alias tidak semudah membalikkan telapak tangan. Walaupun pendapatan per kapita Indonesia semakin membaik dan meningkat, namun ternyata hal tersebut belum mampu atau belum seimbang jika dibandingkan kebutuhan anggaran untuk jaminan sosial.

“Tata cara pengelolaan iuran jaminan sosial masyarakat kedepannya harus lebih baik, profesional dan akuntabel. Hal ini diperlukan agar selanjutnya program jaminan sosial tersebut mampu dirasakan dan dinikmati secara langsung oleh masyarakat. Salah satu hal yang penting mendapatkan perhatian adalah pengelolaan iuran pokok atau iuran wajib yang rutin dibayarkan oleh masyarakat. Intinya kita harus hati-hati, jangan sampai ada masalah di kemudian hari” kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Sri Mulyani menambahkan jika pengelolaan jaminan sosial tersebut sudah dilaksanakan dengan baik, maka dirinya optimis bahwa selanjutnya hampir semua penduduk Indonesia akan terlindungi dengan jaminan sosial, jaminan kesehatan maupun juga jaminan pensiun untuk kehidupan selanjutnya kelak di hari tua.

Sistem jaminan sosial di masa yang akan datang diharapkan akan mampu menjamin atau melindungi berbagai aspek dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan adanya pengelolaan jaminan sosial yang profesional maka hal tersebut akan membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan berkualitas,

Salah satu contoh sistem jaminan sosial Pemerintah yang sudah mulai berjalan dengan baik adalah dengan terbentuknya Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS). Program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan cepat atau lambat sudah mulai dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Lihat juga...