Sejumlah Ormas Bentuk Gerakan Masyarakat Peduli TB
SOLO – Gerakan pencegahan terhadap penyakit tuberkulosis (TB) di Indonesia, kian marak dilakukan. Di Sukoharjo, Solo, Jawa Tengah, sejumlah masyarakat membuat sebuah komunitas yang dinamai gerakan masyarakat peduli HIV TB Germas Pitu.
Koordinator Germas Pitu Sukoharjo, Akmal Mukhibin menjelaskan, gerakan peduli HIV TB ini muncul karena keprihatinan akan banyaknya korban dari penyakit yang disebabkan oleh virus tuberkulois. Terlebih, penyakit TB seringkali diremehkan, dan justru mengakibatkan korban meninggal dunia.
“Gerakan ini berawal dari keprihatinan kita akan penyakit TB. Dari situ kita bergerak untuk melakukan pencegahan sejak dini dengan membuat sebuah komunitas peduli TB,” ungkap dia kepada awak media, Jumat (22/9/2017).
Penyakit TB, yang awalnya hanya bersin-bersin ringan menjadi ganas, jika tidak secepatnya ditangani. Sebab, penyakit TB sangat mudah menular. Kasus penyakit TB dinilainya juga terus meningkat. “Penyakit TB juga masuk kategori ancaman cukup besar di Indonesia. Oleh karena itu, kita sepakat membuat gerakan untuk mencegah dan memberantas penyakit TB,” lanjut Akmal.
Hadirnya gerakan masyarakat peduli TB untuk mendampingi program pemerintah yang telah melaksanakan pengobatan TB secara gratis, melalui Puskesmas maupun Pusat Kesehatan Desa (PKD). Sebab sejauh ini, program pemerintah untuk perang terhadap penyakit TB belum sepenuhnya sukses.
“Pada tahun ini saja kita temukan 45 kasus TB di Sukoharjo. Satu bisa sembuh dan satu orang meninggal dunia. Pengobatan penyakit TB membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni 6 bulan sampai 2 tahun. Gerakan ini juga untuk mendampingi pasien agar bisa sembuh,” tambah Akmal
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo, Dina Putri menyatakan, pemerintah terus mendukung gerakan masyarakat peduli TB. Kalangan legislatif juga siap memberikan anggaran untuk mensukseskan gerakan masyarakat peduli TB sebagai langkah untuk memberantas dan mencegah penyakit TB.
“Komisi IV mendukung penuh gerakan masyarakat ini. Kami juga akan menjembati jika memang dibutuhkan Perda untuk sosialisiasi pemberantasan TB,” jelas Dina.
Gerakan masyarakat peduli TB merupakan gabungan dari ormas yang peduli terhadap HIV TB. Sejumlah ormas yang tergabung dalam Germas adalah Community TB-HIV Aisyiyah, Muhammadiyah, NU, Muslimat NU, Fatayat NU, KPAD, Pemuda Muhammadiyah, PC Ansor, Nasyiatul Aisyiyah, MDMC, Mitra Sebaya, Yayasan Anargya, LSM Spekham, IMM Farmasi, Komunutas Griya Pena, serta sejumlah ormas lain.