Realisasi Tanam Padi Petani Langkat Capai 45.479 Ha

LANGKAT – Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Langkat, Nasiruddin, mengatakan, realisasi tanam padi petani di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sekarang ini sudah mencapai 45.479 hektare atau 51,32 persen dari rencana tanam yang sudah ditentukan.

“Sedangkan untuk rencana tanam yang sudah ditentukan oleh instansinya hingga Desember 2017 mendatang seluas 88.613 hektare, tentu masih terdapat kekurangan tanam seluas 43.134 hektare lagi”, katanya, di Stabat, Senin (4/9/2017).

Untuk itu, instansinya terus mendorong, agar petani Langkat terus bertanam padi. Apalagi, di beberapa kecamatan sekarang ini hujan sudah turun, ini sangat diharapkan oleh petani agar persemaian yang sudah ada sekarang dapat segera ditanam.

“Kawasan pertanaman padi yang diharapkan segera bertanam sesuai pola tanam yang sudah ditentukan, seperti Sei Bingei, Sirapit, Bahorok, Salapian, Kuala, Stabat, Secanggang, Hinai, karena kawasan ini terluas lahan persawahannya,” ungkapnya, Senin (4/9/2017).

Pihaknya juga menyampaikan, sekarang ini berbagai benih padi, alat mesin pertanian, pupuk, juga sudah didistribusikan kepada para kelompok tani untuk mendukung percepatan pertanaman padi, agar sesuai dengan rencana tanam yang ada.

Ia juga menjelaskan, selain pertanaman padi sawah yang cukup luas itu, petani juga di daerah ini ada menanam padi gogo (ladang), yang direncanakan hingga akhir Desember mendatang seluas 680 hektare, namun hingga sekarang ini baru terealisasi tanam seluas 84 hektare atau 12,35 persen.

“Untuk itu, kita juga terus mendorong agar petani bisa segera turun ke sawah untuk bertanam, karena hujan juga sudah turun terutama di kawasan Gebang, Wampu, Brandan Barat, Sei Lepan,” ujarnya.

Sementara untuk pertanaman lainnya selain padi yang juga salah satu pendukung ketahanan pangan di daerah ini, realisasi pertanamannya di lapangan juga sudah meningkat, seperti kedelai 743 hektare, jagung 13 hektare, kacang tanah 490 hektare, kacang hijau 764 hektare.

Termasuk ubi kayu sudah tanam seluas 376 hektare, ubi jalar 174 hektare, cabai 329 hektare, kacang panjang 454 hektare, terong 247 hektare, tomat 19 hektare, mentimun 277 hektare, semangka 732 hektare, bayam 159 hektare, kembang kol tujuh hektare, sawi 120 hektare, kangkung 91 hektare. (Ant)

Lihat juga...